Suara.com - PSM Makassar harus menjalani laga perdana BRI Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara dengan skuad compang-camping.
Tim Juku Eja tak bisa menurunkan skuad terbaik dalam laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Jumat (8/8/2025) malam karena sanksi FIFA.
Status larangan pendaftaran pemain dari FIFA yang belum dicabut menjadi alasan utama, meski telah melakukan persiapan sejak 6 Juli 2025, termasuk menggelar serangkaian laga uji coba, PSM tetap terhenti oleh sanksi yang dijatuhkan FIFA.
PSM 'terpaksa' menurunkan tujuh pemain usia 23 tahun, masing-masing Daffa Salman, Karel Ridzal, Victor Dethan, Arham Darmawan, Fahrul Aditia dan Ricky Pratama.
Ditopang dua pemain asing musim lalu, Victor Luiz dan Aloisio Neto serta pemain lokal senior Reza Arya Pratama, Akbar Tanjung serta Syahrul Lasinari.
Klub berjuluk Juku Eja itu sejatinya telah merekrut tujuh amunisi baru untuk memperkuat skuad, termasuk tiga legiun asing: Alex Tanque, Lucas Dias, dan Jacques Medina.
Sementara empat lainnya merupakan pemain lokal, yakni Rifki Dwi, Resky Fandi, Gala Pagamo, dan Muhammad Tedja Kusuma.
Sementara itu, Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menjelaskan bahwa pihak klub sebenarnya sudah memenuhi kewajiban kepada pemain yang menggugat, yaitu Wiljan Pluim, sejak awal Agustus.
Namun laporan ke FIFA belum dihapus oleh yang bersangkutan.
Baca Juga: Hasil Borneo FC vs Bhayangkara FC, Gol Mariano Peralta Jadi yang Pertama di Super League 2025
"Sejak 1 Agustus lalu kami sudah melunasi kewajiban kepada pihak penggugat dengan nilai sesuai yg disengketakan dan muncul dalam gugatan penggugat lewat FIFA," ujar Sule sapaan akrabnya.
"Pihak penggugat juga sudah menerima pelunasan dari PSM. Harusnya sudah tidak ada masalah lagi. Sekarang kami menunggu pihak penggugat untuk mencabut laporannya," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Patut Ditiru! Ini Cara Elegan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026
-
VAR 'Tertidur' di Grup L! Tekel Konsa ke Prince Adu Bikin Fans Ghana Naik Pitam
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal