Suara.com - Pertandingan Fortuna Sittard vs Go Ahead Eagles pada laga pembuka Eredivisie musim ini berlangsung panas dan penuh drama, Sabtu (9/8) dinihari WIB.
Pada laga ini tercipta derby Indonesia antara Justin Hubner melawan Dean James. Kedua penggawa Timnas Indonesia itu bermain sejak menit awal pertandingan.
Justin Hubner diduetkan oleh pelatih Fortuna, Danny Buijs, bersama Shawn Adewoye di jantung pertahanan.
Sementara Dean James di-plot pelatih Go Ahead, Melvin Boel menyisir di sisi sayap kiri pertahanan.
Laga dimulai dengan tempo hati-hati dari kedua tim.
Fortuna mencoba menguasai bola, sementara Go Ahead mengandalkan serangan balik cepat. Kejutan terjadi pada menit ke-31 ketika tim tamu membuka skor.
Sayangnya, gol tersebut lahir dari kesalahan pemain tuan rumah.
Bek Fortuna, Shawn Adewoye, justru mencetak gol bunuh diri setelah salah mengantisipasi bola, membuat skor menjadi 0-1 untuk Go Ahead.
Gol tersebut memberi kepercayaan diri bagi tim tamu.
Baca Juga: Cerita Justin Hubner Dikejar Fans Menangis di Jalanan Jakarta: Saya Seperti Ronaldo
Mereka sempat mengancam gawang Fortuna melalui beberapa peluang, namun penyelesaian akhir masih kurang maksimal.
Fortuna tak tinggal diam. Tekanan mereka meningkat menjelang jeda, dengan serangan bertubi-tubi yang memaksa kiper Go Ahead, De Busser, melakukan penyelamatan gemilang.
Puncaknya, pada menit ke-46, Brittijn yang menjalani debutnya di Eredivisie berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
Pemain 21 tahun yang baru bergabung dari De Graafschap itu memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk membuat skor menjadi 1-1.
Gol ini berawal dari sepak pojok, bola berhasil disundul Justin Hubner yang kemudian disambut Paul Gladon.
Bola dari Paul Gladon langsung disambar oleh Brittijn dan langsung merobek gawang Go Ahead.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Justin Hubner Dikejar Fans Menangis di Jalanan Jakarta: Saya Seperti Ronaldo
-
Breaking News! Jay Idzes Jalani Tes Medis, Sassuolo Unggah Foto Ini
-
Sah Jadi Bek Termahal Timnas Indonesia! Jay Idzes Cetak Sejarah di Serie A
-
Postur Tinggi, Insting Tajam: Bisakah Mauro Zijlstra Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia?
-
Kiper Kesayangan STY jadi Biang Kerok Kekalahan Bhayangkara FC
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah