Suara.com - FC Volendam resmi merilis skuad utama mereka untuk mengarungi Liga Belanda Eredivisie 2025/2026.
Tim berjulukan De Palingboeren juga turut mengumumkan daftar nomor punggung para pemain untuk musim ini.
Seperti diketahui, FC Volendam berhasil promosi ke Eredivisie, kasta tertinggi liga sepak bola Belanda, untuk musim 2025/2026.
Promosi ini diraih setelah mereka menjuarai Eerste Divisie, kasta kedua, musim 2024/2025.
Mereka hanya membutuhkan waktu satu musim untuk kembali promosi setelah terdegradasi pada akhir musim 2023/2024.
Uniknya, ada tiga pemain keuturunan Indonesia yang masuk skuad utama FC Volendam untuk musim ini.
Ketiganya adalah Kayne van Oevelen, Luca Blondeau dan calon striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra.
Kayne van Oevelen akan mengenakan nomor punggung 1, Luca Blondeau nomor 25, sementara Mauro Zijlstra, akan memakai nomor 19.
Kayne van Oevelen memiliki darah keturunan Indonesia dari nenek sisi ayahnya. Sebagai informasi, neneknya merupakan orang asli Belanda yang lahir di Surabaya.
Baca Juga: Postur Tinggi, Insting Tajam: Bisakah Mauro Zijlstra Jadi Mesin Gol Timnas Indonesia?
Dalam konteks Hindia Belanda saat itu, status semacam ini membuat nenek Kayne van Oevelen itu masuk dalam kategori Blijvers. Hal yang sama juga berlaku bagi kiper Timnas Indonesia saat ini, Maarten Paes.
Lalu, Luca Blondeau, seorang bek tengah muda yang juga membela FC Volendam dan memiliki darah Indonesia.
Dengan tinggi badan mencapai 1,94 meter, Luca memiliki keunggulan fisik yang sangat menonjol di lini belakang.
Menariknya bek muda ini mengatakan bahwa dirinya bersedia untuk membela timnas Indonesia.
Adapun garis keturunan Indonesia dalam diri Luca Blondeau berasal dari pihak ayah, di mana sang kakek diketahui lahir di Jakarta.
Sebelumnya, Mauro Zijlstra juga mengakui dirinya siap membela skuad Garuda dan proses naturalisasi menunggu lampu hijau PSSI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey