Suara.com - U.S. Sassuolo Calcio resmi mengumumkan perekrutan bek tangguh Timnas Indonesia, Jay Idzes, dari Venezia FC.
Transfer ini dilakukan secara permanen dan menjadi langkah penting bagi karier pemain kelahiran Mierlo, Belanda, 2 Juni 2000 tersebut.
Idzes, yang kini berusia 25 tahun, memulai karier sepak bolanya di akademi PSV Eindhoven.
Setelah menimba ilmu di level junior, ia memulai debut profesional bersama Go Ahead Eagles. Selama tiga musim, Idzes tampil impresif dengan mencatatkan 93 pertandingan dan mencetak tiga gol.
Pada 2022, langkah besar diambilnya dengan pindah ke Italia bergabung bersama Venezia FC. Di klub berjuluk I Lagunari itu, Idzes berkembang menjadi salah satu pilar utama lini belakang.
Selama dua musim, ia membukukan 66 penampilan di Serie A dan Serie B. Momen paling berkesan terjadi pada 1 Mei 2024, ketika Idzes mencetak dua gol ke gawang Catanzaro.
Tak hanya itu, ia juga mengukir sejarah pribadinya dengan mencetak gol pertama di Serie A pada Desember 2024 melawan raksasa Juventus.
Kiprahnya di level internasional pun mencuri perhatian. Berkat darah Indonesia dari garis keturunan ibunya, Idzes memutuskan membela Timnas Indonesia.
Ia menjalani debut pada Maret 2024 dan langsung menunjukkan kontribusi signifikan.
Baca Juga: Jay Idzes Resmi Berseragam Sassuolo, Targetkan Lolos dari Zona Merah
Hanya lima hari setelah laga perdananya, Idzes mencetak gol indah ke gawang Vietnam.
Kepemimpinan dan ketegasannya di lapangan membuat pelatih tidak ragu menunjuknya sebagai kapten Garuda pada September 2024.
Kepindahan Idzes ke Sassuolo disambut hangat oleh keluarga besar klub berjuluk Neroverdi tersebut.
Sassuolo, yang bermarkas di Mapei Stadium, dikenal sebagai tim yang memberi kesempatan berkembang bagi para pemain berbakat, terutama di Serie A yang penuh tantangan.
Bagi Jay Idzes, ini adalah panggung yang tepat untuk terus meningkatkan kualitasnya.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Resmi Berseragam Sassuolo, Targetkan Lolos dari Zona Merah
-
Bursa Transfer Eropa Segera Tutup, Situasi Pemain Keturunan Kota Tinutuan Tak Jelas
-
Tanpa Ole Romeny di Laga Hidup-Mati, Siapa Mesin Gol Timnas Indonesia di Riyadh?
-
Modal 3,8 Juta Followers, Justin Hubner Merasa Populer Seperti Ronaldo di Indonesia
-
Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Makin Besar, Arab Saudi Punya Dua Celah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris