Suara.com - Drama bursa transfer Alexander Isak memuncak setelah mantan pelatih Newcastle United, Alan Pardew, mengkritik keras sikap sang striker yang berusaha memaksa pindah ke Liverpool.
Isak, 25 tahun, kini berlatih sendirian setelah absen di laga pramusim, termasuk Sela Cup melawan Espanyol dan Atletico Madrid.
Dengan Newcastle teguh menolak tawaran £110 juta dari Liverpool, apakah Isak akan terjebak di St James’ Park?
Menurut Shields Gazette, Newcastle marah dengan tindakan Isak, yang menolak ikut tur pramusim Asia dan berlatih di fasilitas mantan klubnya, Real Sociedad.
Sementara itu eks pelatih Newcastle, Alan Pardew, berbicara di talkSPORT, menyebut sikap Isak “sangat buruk” dan merugikan.
“Newcastle akan bertahan, dan harga transfer bisa jadi sangat gila. Isak dan agennya mencoba memeras klub, tapi ini justru bisa menggagalkan kepindahannya,” ujarnya.
Isak, yang dibeli £63 juta pada 2022, kini dihargai £150 juta oleh Newcastle, angka yang bisa memecahkan rekor transfer Inggris.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, menegaskan Isak tak bisa bergabung dengan tim utama saat ini.
“Kami sudah bicara, tapi dia tidak bisa dilibatkan dengan skuad. Saya ingin pemain yang benar-benar ingin bermain untuk klub ini,” kata Howe.
Baca Juga: Striker 57 Gol di Liga Inggris Dibidik MU untuk Jadi Pelapis Benjamin Sesko
Alexander Isak kemungkinan absen di laga pembuka Liga Inggris melawan Aston Villa, Sabtu (16/8/2025).
Howe ingin mempertahankan Isak, yang mencetak 27 gol musim lalu, tapi menegaskan klub yang menentukan masa depannya.
Liverpool, di bawah Arne Slot, tetap ngotot mengejar Isak meski telah mendatangkan Hugo Ekitike (£69 juta) dan Florian Wirtz (£100 juta).
Fabrizio Romano melaporkan bahwa Liverpool siap mengajukan tawaran baru, meski Newcastle belum membuka pintu.
Isak sendiri dikabarkan menolak perpanjangan kontrak dengan gaji £300.000 per pekan, lebih memilih Anfield untuk bermain di Liga Champions.
Pardew membandingkan situasi ini dengan kasus Yohan Cabaye, yang pernah mogok bermain namun akhirnya kembali ke skuad.
“Newcastle punya kekuatan untuk mempertahankan Isak. Sikapnya justru merugikan dirinya sendiri,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Striker 57 Gol di Liga Inggris Dibidik MU untuk Jadi Pelapis Benjamin Sesko
-
Usai Ditekuk Crystal Palace, Arne Slot Bocorkan Target Transfer Utama Liverpool
-
Persija Jakarta Datangkan Eks Bayern Munich hingga Radamel Falcao? Mauricio Souza: Mungkin Saja...
-
Soal Ulah Suporter Crystal Palace, Arne Slot: Mungkin Mereka Tidak Sadar
-
Maaf Liverpool, Manchester United Masih Pegang Rekor Juara Community Shield Terbanyak!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey