Suara.com - Calon klub Mees Hilgers di Liga Inggris, Crystal Palace lagi kena masalah. Keputusan yang sangat tidak diinginkan Crystal Palace datang kurang dari 24 jam setelah mereka merayakan kemenangan di Community Shield.
Presiden klub, Steve Parish, sempat optimistis bahwa banding klub terkait larangan berlaga di Europa League akan berhasil.
“Saya benar-benar yakin, apalagi setelah Jumat kemarin,” kata Parish, dikutip dari Yahoo Sport.
“Saya tidak mengerti kenapa kami tidak bisa ikut kompetisi itu. Saya tidak bisa paham. Tapi keputusan ada di tangan hakim. Kami percaya mereka telah mendengarkan semua yang kami sampaikan, jadi kita tunggu saja.”
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengukuhkan keputusan badan pengawas finansial UEFA yang menjatuhkan hukuman pada Palace karena melanggar aturan kepemilikan klub ganda.
Pernyataan CAS menegaskan peran John Textor, pengusaha Amerika yang bulan lalu menjual 43% sahamnya di Palace ke pemilik New York Jets, Woody Johnson, sebagai faktor penentu.
Textor sendiri mengakui bahwa setelah kemenangan Palace atas Manchester City di final Piala FA bulan Mei, ia sudah khawatir soal partisipasi di Europa League karena juga memiliki klub Lyon yang lolos.
Panel CAS yang terdiri dari mantan striker Belanda, mantan atlet anggar Swiss, dan profesor Italia, mendukung temuan UEFA bahwa Textor “merupakan anggota dewan dengan pengaruh menentukan di kedua klub saat penilaian UEFA dilakukan.”
CAS juga menolak argumen Palace soal perlakuan tidak adil dibanding Nottingham Forest dan Lyon, serta menilai keterlambatan Textor menyerahkan saham ke trust rahasia sebelum batas waktu 1 Maret sangat krusial.
Baca Juga: Pantau! Jadwal Pertandingan Elkan Baggott di Ipswich Town Musim Championship Liga Inggris 2025-2026
Mayoritas kemarahan fans Palace tertuju pada Textor, meski beberapa juga menyoroti pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, yang dikabarkan ikut mengajukan keberatan ke UEFA beberapa minggu setelah final Piala FA.
Parish dalam wawancara dengan Gary Lineker menyatakan bahwa rival Liga Premier ini turut berperan dalam keputusan larangan tersebut.
“Kami diberitahu demikian dan saya kira ini sudah terbuka untuk publik,” ujar Parish. “Sepertinya hal ini sudah dimainkan secara terbuka. Tidak banyak kerahasiaan yang keluar dari organisasi tertentu. Tapi kami yakin itu menjadi masalah – kalau tidak ada pihak yang ingin masuk akibatnya, mungkin tidak akan ada masalah.”
“Orang-orang harus lihat diri mereka sendiri. Ada yang bilang itu wajar, ada yang tidak. Saya tidak punya kontrol soal itu. Saya hanya bisa mengendalikan argumen yang kami ajukan ke UEFA.”
Nottingham Forest memilih bungkam terkait pernyataan Parish tersebut.
Dalam kasusnya, Palace diduga menyodorkan bukti bahwa hanya anggota European Club Association yang diinformasikan tentang kemungkinan perpanjangan batas waktu kepatuhan aturan multi-klub dari 1 Maret ke 31 Mei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
7 Bintang Gagal Tampil di Piala Dunia 2026 karena Cedera: Dari Rodrygo hingga Xavi Simons
-
Jose Luis Chilavert: Kiper Legendaris Paraguay Pencetak 67 Gol!
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa