Salah satu berita terbesar datang dari kepindahan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, ke Sassuolo.
Jay Idzes resmi pindah dari Venezia, klub yang terdegradasi musim lalu, dan tetap bertahan di kompetisi Serie A.
Transfer ini bukan sekadar kepindahan biasa, melainkan sebuah pencapaian bersejarah bagi sepak bola Indonesia.
Dengan nilai transfer yang mencapai Rp 151,5 miliar ditambah bonus, Jay Idzes kini resmi menyandang status sebagai pemain Indonesia termahal dalam sejarah.
Nilai ini menunjukkan betapa besar kepercayaan yang diberikan Sassuolo terhadap kemampuannya.
Kepindahannya juga disertai dengan lonjakan gaji yang sangat signifikan.
Idzes dilaporkan akan menerima gaji sebesar 1,1 juta euro per tahun, atau setara dengan Rp 20,83 miliar.
Angka ini merupakan peningkatan hampir empat kali lipat dari gajinya di Venezia.
Kenaikan gaji tersebut dianggap sepadan dengan performa konsistennya sepanjang musim 2024-2025.
Baca Juga: Gabung Crystal Palace, Mees Hilgers Kubur Mimpi Ikuti Jejak Ryan Giggs
Momen perkenalannya di Sassuolo pun menjadi sangat istimewa dan mencuri perhatian.
Dalam acara penandatanganan kontrak, Jay Idzes terlihat mengenakan jam tangan mewah Rolex GMT Master II "Sprite".
Jam tangan tersebut ternyata merupakan hadiah spesial dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Hal ini menambah sentuhan personal dan kebanggaan nasional pada momen transfer tersebut.
Meskipun tampil solid dan menjabat sebagai kapten, Idzes tidak mampu menyelamatkan Venezia dari jerat degradasi pada musim lalu.
Namun, performa individunya yang mengesankan sukses menarik minat banyak klub Serie A.
Selama musim 2024-2025 bersama Venezia, ia tampil dalam 36 pertandingan. Dalam laga-laga tersebut, ia berhasil meredam pergerakan penyerang-penyerang top seperti Romelu Lukaku dan Alvaro Morata.
Di klub barunya, Sassuolo, Jay Idzes langsung menempati posisi teratas dalam hal nilai pasar di antara para bek lainnya.
Valuasinya melampaui rekan-rekan setimnya, menunjukkan ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya.
Kisah transfer Jay Idzes menjadi bukti bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level tertinggi kompetisi Eropa.
Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak talenta muda di tanah air.
Sementara Sassuolo memperkuat lini pertahanan mereka, klub-klub raksasa lainnya juga sibuk mempersiapkan diri.
Inter Milan, salah satu penantang utama gelar, terlihat aktif di bursa transfer dan laga pramusim.
Inter menjalani agenda pramusim yang relatif singkat karena harus berpartisipasi dalam kejuaraan Piala Dunia Antarklub 2025.
Salah satu laga uji coba penting mereka adalah melawan Monza pada 13 Agustus 2025.
Dalam laga pramusim sebelumnya, tim asuhan pelatih baru Cristian Chivu berhasil meraih kemenangan 2-1 atas AS Monaco.
Kemenangan ini menjadi modal positif untuk membangun kepercayaan diri tim.
Manajemen Inter telah berhasil mendatangkan empat pemain baru untuk memperkuat skuad musim 2025/2026.
Para rekrutan anyar tersebut adalah Luis Henrique, Yoan Bonny, Petar Sucic, dan Nicola Zalewski.
Laga uji coba melawan Monza menjadi kesempatan bagi pelatih untuk memadukan para pemain baru dengan kerangka tim yang sudah ada.
Kekompakan tim menjadi kunci utama dalam menyongsong musim yang panjang.
Klub besar lainnya, Juventus, juga memiliki dinamika tersendiri di bursa transfer.
Klub asal Turin ini tengah berupaya membangun kembali skuad di bawah arahan manajer Igor Tudor.
Salah satu talenta muda yang bersinar di Juventus adalah Nicolò Savona. Berkat penampilan gemilangnya, ia berhasil menembus tim utama dan menjadi salah satu bek muda paling menjanjikan di Italia.
Kiprahnya yang meroket tak lepas dari peran pelatih sebelumnya, Thiago Motta, yang memberinya kesempatan debut.
Konsistensi dan ketenangannya di lapangan bahkan membuatnya sempat menggeser pemain senior, Danilo.
Meskipun Savona dianggap sebagai bagian dari rencana jangka panjang klub, kondisi keuangan Juventus bisa mengubah segalanya.
Klub dilaporkan bersedia melepas sang pemain jika ada tawaran signifikan yang masuk.
Dana yang dihasilkan dari penjualan Savona dapat digunakan untuk memfasilitasi transfer pemain lain yang dibutuhkan oleh Igor Tudor.
Ini adalah sebuah dilema antara mempertahankan aset masa depan dan kebutuhan tim saat ini.
Realitas keuangan dalam sepak bola modern seringkali memaksa klub mengambil keputusan sulit.
Nasib Nicolò Savona di Juventus menjadi salah satu plot menarik untuk diikuti menjelang penutupan bursa transfer.
Kembalinya Parma dan Pisa ke Serie A juga menambah warna persaingan. Tim-tim promosi seringkali memberikan kejutan dan tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dengan semua dinamika transfer, jadwal yang telah dirilis, dan persiapan intensif di masa pramusim, Serie A Liga Italia musim 2025/2026 menjanjikan persaingan yang lebih ketat dan menarik.
Para penggemar sepak bola di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, memiliki banyak alasan untuk antusias menantikan setiap pekannya.
Berita Terkait
-
Gabung Crystal Palace, Mees Hilgers Kubur Mimpi Ikuti Jejak Ryan Giggs
-
Debut Sassuolo, Jay Idzes Langsung Diteror Duet LukakuDe Bruyne
-
Rekor Transfer Jay Idzes Bisa Berumur Pendek, Bek 24 Tahun Penyebabnya
-
Sedetik Gabung Crystal Palace, Mees Hilgers Bisa Pecahkan Rekor Gila Timnas Indonesia!
-
Hitung-hitungan Jay Idzes Starter di Sassuolo, Mahal-mahal Masa Tak Dipakai...
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah