Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto mengungkap kondisi Mochammad Mierza Firjatullah yang nyungsep ke parit Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut) saat sedang berselebrasi.
Insiden tersebut terjadi di laga perdana Piala Kemerdekaan 2025 melawan Tajikistan, Selasa (12/8/2025).
Mochammad Mierza Firjatullah mencetak gol ke gawang Tajikistan pada menit ke-34, sesudah tandukannya membuat bola deras ke gawang lawan.
Sesudah menyundul bola hasil umpan silang dari Fadly Alberto, Mierza melompati adboard dan menyeberangi pagar untuk berselebrasi.
Akan tetapi, ia tiba-tiba menghilang. Ternyata, sang pemain nyungsep ke dalam parit yang cukup dalam.
Diduga Mierza Firjatullah tidak mengetahui ada parit di situ karena terhalang ketika akan melompat.
Untungnya, kondisi Mierza Firjatullah tidak apa-apa, padahal parit tersebut cukup dalam.
"Puji Tuhan, semua baik-baik saja," kata Nova Arianto kepada awak media.
Adapun dalam pertandingan yang berakhir 2-2 itu Garuda Muda memimpin lebih dulu lewat gol Mochammad Mierza Firjatullah di menit 35.
Baca Juga: Nova Arianto Ungkap Manfaat Piala Kemerdekaan bagi Timnas Indonesia U-17
Kemudian berikutnya disamakan oleh Zarifzoda Zarif semenit berselang.
Timnas Indonesia U-17 kembali unggul di menit 50 melalui sundulan Faldy Alberto Hengga, namun gol Nazrullo di menit 90 memaksa laga berakhir imbang.
Adapun berikutnya di laga kedua Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Uzbekistan pda 15 Agustus 2025.
Kemudian di partai pamungkas skuad Garuda Muda akan menantang Mali, lawan kuat dari Benua Afrika pada 18 Agustus 2025.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Pelatih Yordania Berharap Lionel Messi Tampil di Piala Dunia 2026
-
Rizky Ridho Pastikan Hubungannya dengan Beckham Putra Masih Bersahabat Usai Persija vs Persib
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan
-
Hansi Flick Terpaksa Biarkan Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Saya Nggak Suka!
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Fabio Lefundes Simpan Rahasia Taktik Borneo FC dalam Persaingan Juara BRI Super League