Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi merapat ke Sassuolo pada 9 Agustus 2025 dan langsung mengukir sejarah sebagai bek dengan nilai pasar tertinggi di klub tersebut.
Status itu membuatnya mengungguli bek berlabel Timnas Italia, Filippo Romagna, dengan selisih harga yang sangat jauh.
Sassuolo mengumumkan kedatangan Idzes dari Venezia FC melalui laman resmi klub. Bek kelahiran 2000 itu ditebus sekitar 8 juta euro (sekitar Rp151 miliar) dan dikontrak hingga Juni 2029.
“Dari seluruh keluarga besar hitam dan hijau, selamat datang Jay,” tulis pernyataan resmi Sassuolo.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasar Idzes kini berada di angka 7,5 juta euro atau setara Rp142 miliar.
Angka ini bukan hanya membuatnya menjadi bek paling mahal di skuad Neroverdi, tetapi juga menempatkannya di atas pemain baru lainnya, Tarik Muharemovic dari Juventus Next Gen, yang bernilai 7 juta euro.
Jarak nilainya makin terasa jika dibandingkan dengan Filippo Romagna, bek tengah berpengalaman yang pernah membela Timnas Italia U-21.
Romagna hanya memiliki nilai pasar 800 ribu euro, alias lebih dari delapan kali lipat di bawah Idzes.
Kedatangan Idzes diharapkan menjadi solusi untuk memperkokoh lini pertahanan Sassuolo di musim 2025/2026. Pemain berusia 25 tahun itu pun tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya.
Baca Juga: Media Italia Takjub Efek Instan Jay Idzes di Sassuolo, Followers Meledak!
“Halo semuanya, saya di sini dan sangat senang berada di sini,” kata Idzes.
“Sampai jumpa di stadion, Forza Sassuolo,” tambahnya.
Idzes berpeluang menjalani debut pada laga Piala Italia kontra Catanzaro, 15 Agustus 2025.
Namun jika belum dimainkan, debutnya kemungkinan baru terjadi saat Sassuolo melawat ke markas Napoli di pekan pertama Serie A, 23 Agustus 2025.
Dengan label bek termahal klub, penampilan perdana Idzes akan menjadi sorotan utama suporter dan pecinta Serie A.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?