Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong blak-blakan soal anggota Exco PSSI pembohong dan merugikan dirinya.
Pernyataan itu dilontarkan Shin Tae-yong dalam sebuah wawancara bersama penerjemahnya, Jeje, di kanal YouTube JekPot, Selasa (12/8/2025).
Awalnya Jeje ingin Shin Tae-yong memberikan klarifikasi perihal masalah internal yang disebut-sebut sebagai alasan pemecatannya.
Dan menurut Shin Tae-yong, tidak ada masalah yang terjadi di dalam Timnas Indonesia, ia sangat meyakinkan itu.
Andai ada masalah komunikasi di dalam timnya, Shin Tae-yong pasti akan mengetahuinya dari sang penerjemah.
"Kalau memang ada masalah, saya terima diberhentikan, tapi sampai detik saya diberhentikan, enggak ada masalah sama sekali."
"Saya bersumpah, saya bersumpah meski diancam dibunuh, waktu ke Bahrain nggak ada masalah, di China juga."
"Enggak ada masalah sama sekali, tapi saya bingung kenapa bisa ada rumor itu," kata Shin Tae-yong kepada Jeje.
Para pemain dan staf pelatih tidak ada yang canggung, pun dengan para pemain naturalisasi yang ada.
Baca Juga: Pelatih Irak Rombak Aturan Pemanggilan Pemain, Ancaman Bagi Timnas Indonesia
Komunikasi berjalan lancar dan hal ini membuat Shin Tae-yong heran, ada pihak yang mengada-ada dengan itu.
"Saya juga merasa aneh, kalaupun ada masalah, mungkin Jeje atau Super Jin pun akan memberitahunya."
"Sementara kami canggung pun tidak, pemain-pemain naturalisasi juga, enggak pernah komplain urusan komunikasi ke kami."
"Karena komunikasi kami lancar, tapi saya heran kenapa malah bahas itu terus dan mengada-ada," kata Shin Tae-yong.
Pesan singkat pun disampaikan Shin Tae-yong untuk anggota Exco tersebut, yang menurutnya sudah berlebihan.
Ia meminta agar anggota Exco itu harus jujur dan tidak berbohong dalam berbicara, apalagi merugikan orang lain.
Berita Terkait
-
Pelatih Irak Rombak Aturan Pemanggilan Pemain, Ancaman Bagi Timnas Indonesia
-
Efek Jay Idzes Gila! Akun Medsos Sassuolo Meledak Setelah Kedatangan Bek Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia U-17 Kebobolan di Menit Akhir, Nova Arianto Minta Anak Asuhannya untuk Fokus
-
Nova Arianto Soroti Konsentrasi Timnas Indonesia U-17 usai 'Dihukum' Tajikistan di Menit Akhir
-
Matthew Baker Petik Pelajaran Positif dari Hasil Imbang Kontra Tajikistan
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif