Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masih memandang positif sepak bola Indonesia kendati harus meninggalkan jabatan pelatih skuad Garuda lewat keputusan kontroversial PSSI.
Shin Tae-yong tiba-tiba di pecat pada Januari 2025 meski baru saja mengantar Timnas Indonesia menang atas Arab Saudi dan menjaga asa lolos langsung ke Piala Dunia 2026 di ronde ketiga kualifikasi.
Kini, delapan bulan setelah pemecatan yang mendadak tanpa alasan jelas, Shin Tae-yong buka suara. Dia nyatanya masih menghormati sepak bola Indonesia.
Satu hal yang membuatnya tetap menaruh rasa hormat adalah dukungan luar biasa dari para penggemar sepak bola Tanah Air.
Shin yang meninggalkan kursi pelatih Timnas pada Januari 2025 kini menangani klub K League 1, Ulsan Hyundai.
Dalam podcast JekPot di kanal YouTube Jeong Seok Seo, ia menyebut pengalaman melatih Timnas Indonesia tetap menjadi bagian berharga dalam kariernya.
“Penggemar sepak bola Indonesia sudah kasih banyak hal ke saya,” ucap Shin.
Baginya, dukungan publik sepak bola Indonesia menjadi modal emosional yang membuatnya tak menutup kemungkinan kembali melatih skuad Garuda di masa depan.
“Jadi, saya mungkin kembali kalau ada kesempatan,” kata pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Baca Juga: Comeback! Shin Tae-yong Nyatakan Kembali ke Indonesia Akhir Agustus 2025
Bagi Shin, hubungan baik dengan suporter adalah salah satu alasan terkuat untuk kembali.
Ia menegaskan, jika peluang itu datang, ia siap mempertimbangkannya secara serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair