Suara.com - Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, mengingatkan bahwa klub akan menerima hukuman jika suporter tetap nekat melakukan perjalanan tandang (away).
Sebagaimana diketahui, kehadiran suporter pada laga tandang masih dilarang di Super League 2025/2026.
I.League menegaskan, larangan ini belum dicabut karena FIFA belum memberikan persetujuan.
Meski demikian, pada pekan perdana Super League, sudah banyak suporter tim tamu yang hadir langsung mendukung klub kesayangannya di laga tandang.
Menurut Asep, setiap pertandingan Super League diawasi oleh match commissioner.
Jika ditemukan pelanggaran, laporan akan diteruskan ke pihak I.League dan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
"Kalau itu kan mekanismenya normal saja," kata Asep saat dihubungi awak media.
"Kami juga ada match commissioner di sana, lalu ada temuan lain yang akan masuk ke kami," jelasnya.
Kehadiran suporter pada pekan pertama terlihat jelas saat Madura United menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, pada 9 Agustus 2025.
Baca Juga: Bukan Karena Main Jelek, Ini Alasan Sebenarnya Ryo Matsumura Dicoret Persija
Bahkan, suporter Persis Solo terlibat bentrokan dengan pendukung tuan rumah.
Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United pun melaporkan insiden tersebut kepada I.League sebagai operator kompetisi.
"Selanjutnya nanti Komdis akan melakukan investigasi seperti apa sesuai prosedur normal saja, namun hukuman sudah pasti," ujar Asep.
"Tentu saja kita juga melihat fakta di lapangan, tapi yang perlu dipertegaskan bahwa regulasinya masih sama seperti sebelumnya, yaitu masih ada larangan suporter away dan itu juga termasuk dalam regulasi kompetisi.
"Apapun yang terjadi, fakta di lapangan akan dilihat. Kalau ada kehadiran, akan diperiksa bentuknya seperti apa, lalu fakta lain yang dilaporkan, dan kalau memang ada temuan, seperti biasa akan ada sidang Komdis terkait hal ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana