Suara.com - Penyerang muda Denmark yang sempat dielu-elukan sebagai harapan baru Manchester United, Rasmus Hojlund, kini berada di persimpangan karier.
Didatangkan dari Atalanta pada 2023 dengan harga fantastis sekitar Rp1,2 triliun, Hojlund belum sepenuhnya mampu menjawab ekspektasi sebagai ujung tombak Setan Merah.
Kedatangan penyerang anyar seperti Benjamin Sesko semakin membuat masa depannya di Old Trafford diragukan.
Dikutip dari The Athletic, naluri mencetak gol Hojlund sudah terlihat jelas saat membela Copenhagen, Sturm Graz, dan Atalanta.
Ia mencatat rasio 0,37 gol per 90 menit, lebih baik dibandingkan catatannya di United.
Musim lalu, Hojlund membukukan 10 gol dan 2 assist dari 28 laga di semua kompetisi, termasuk lima gol di Liga Champions—membuktikan kemampuannya bersinar di panggung besar.
Pergerakannya tanpa bola, kerja keras, dan keunggulan duel udara—seperti gol sundulannya ke gawang Bournemouth—menjadi senjata andalannya.
Pelatih Ruben Amorim bahkan memuji koneksi Hojlund dengan rekan setim, menyebutnya sebagai pemain yang terus berkembang dan bisa lebih produktif jika mendapat suplai bola berkualitas.
Meski memiliki potensi besar, Hojlund dianggap belum konsisten di level tertinggi.
Baca Juga: Agen Bocorkan Calon Klub Baru Gianluigi Donnarumma dari Tanah Inggris
Dari 52 laga musim lalu, 10 gol yang ia cetak dianggap kurang sebanding dengan harga transfernya yang selangit.
Rasio golnya juga menurun drastis dibandingkan saat bermain di klub sebelumnya—indikasi kesulitan beradaptasi dengan intensitas Premier League.
Minimnya kreativitas di lini tengah United memperparah situasi.
Hanya Bruno Fernandes dan Amad Diallo yang masuk daftar 50 besar penyumbang assist terbanyak musim lalu.
Selain itu, Hojlund beberapa kali kehilangan kepercayaan diri di depan gawang.
Gary Lineker bahkan sempat meragukan dampak signifikan sang striker.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?