Suara.com - Gelandang Borneo FC Kei Hirose mengungkap berambisi besar untuk mengambil poin ketika bertandang ke markas PSBS Biak pada pertandingan pekan kedua BRI Super League.
Kedua tim dijadwalkan bentrok di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (18/8/2025) kick off mulai pukul 15.30 WIB.
Kei Hirose juga menekankan pentingnya setiap laga dan berambisi meraih poin dan memetik kemenangan di laga tandang maupun kandang.
"Laga kita melawan PSBS Biak penting dan di away juga kita harus dapat poin," tegas Kei Hirose melansir ANTARA, Sabtu (16/8/2025).
Menjelang pertandingan menghadapi PSBS Biak, pemain berkebangsaan Jepang tersebut menjelaskan ia memahami pentingnya disiplin dan kerja sama tim untuk mendapatkan poin pada laga nanti.
Kei Hirose juga mengingatkan agar skuad Borneo FC berhati-hati dalam bertindak di lapangan untuk menghindari kartu merah yang bisa mempengaruhi target mereka pada pertandingan nanti.
"Setiap musim saya dengan berbeda pelatih yang jelas beda taktik dengan tahun sebelumnya. Yang saya tahu harus hati-hati main karena kartu merah. Semoga musim ini tak banyak kartu merah," jelas Kei Hirose.
Mengenai target dirinya bersama Borneo FC pada musim ini, Kei Hirose mengatakan jika ia ingin membawa Pesut Etam untuk meraih gelar juara atau setidaknya berada di papan atas klasemen akhir Super League musim 2025/2026.
Gelandang berusia 29 tahun tersebut menambahkan Borneo FC kini memiliki kombinasi pemain yang beragam dan diharapkan timnya mampu semakin padu sehingga dapat meningkatkan performa serta mencapai hasil yang lebih baik.
Baca Juga: Laga Panas Diwarnai Kartu Merah, Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
"Saya 5 tahun di sini pada musim kemarin 2023-2024 kita juara Liga Reguler series, tapi seperti tak juara. Jadi masih kurang. Dengan kondisi penggawa Borneo FC, bertambah pemain asing baru dan saya merasa semoga musim ini hasilnya bagus daripada musim kemarin," ujar Kei Hirose.
"Saya tak mau bicara juara-juara-juara. Inginnya setiap pertandingan fokus itu saja," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat