Suara.com - Operator Major League Soccer (MLS) memberikan izin khusus bagi Columbus Crew untuk menampilkan bendera Palestina di laga kandang mereka sebagai bentuk dukungan kepada rekrutan baru, Wessam Abou Ali.
Meski begitu, larangan penggunaan bendera secara umum di liga tetap diberlakukan, sebagaimana dilaporkan The New York Times, Kamis (21/8/2025).
Abou Ali, penyerang berusia 26 tahun, memiliki darah Palestina dan sempat memperkuat Timnas Denmark U-20 sebelum memilih membela Timnas Palestina sejak Maret 2024.
Dalam 10 penampilan internasional, ia sudah mencetak empat gol. Musim panas ini, ia menjadi salah satu rekrutan utama Columbus Crew.
Kehadiran Abou Ali turut memunculkan desakan dari kelompok suporter utama klub, Nordecke, agar bendera negara asal para pemain bisa dikibarkan di stadion.
MLS sendiri sebelumnya memperbolehkan penggunaan bendera nasional, namun sejak konflik Israel-Palestina pada Oktober 2023, aturan baru diberlakukan dengan melarang bendera tertentu di sejumlah stadion.
Meski begitu, ada mekanisme pengecualian. Klub bisa mengajukan permintaan khusus ke operator liga. Contohnya, suporter Philadelphia Union pernah diizinkan mengibarkan bendera Israel sebagai dukungan untuk striker Tai Baribo.
Sebagai kompromi, MLS kini menyetujui setiap klub menampilkan satu bendera dari masing-masing kewarganegaraan pemain yang ada di skuad.
Di Lower.com Field, markas Crew, itu termasuk Palestina, bersama bendera negara lain seperti Aljazair, Argentina, Kanada, Denmark, Prancis, hingga Uruguay. Namun, hanya klub yang berhak memasang bendera tersebut, bukan penonton secara individu.
Baca Juga: Debut Apes Thomas Mueller di MLS, Golnya Dianulir karena Offside
Abou Ali sendiri punya rekam jejak panjang di Eropa. Ia pernah membela AaB, Silkeborg, dan Vendsyssel di Denmark, lalu hijrah ke Swedia bersama IK Sirius.
Pada Januari 2024, ia pindah ke Al Ahly Mesir dan mencetak 38 gol dari 59 laga. Salah satu momen terbaiknya adalah hattrick saat Al Ahly bermain imbang 4-4 kontra FC Porto di Piala Dunia Antarklub.
(Antara)
Berita Terkait
-
Debut Apes Thomas Mueller di MLS, Golnya Dianulir karena Offside
-
Ketangguhan Maarten Paes Diuji, MLS Ketambahan 2 Striker Bintang Baru
-
Son Heung-min Resmi Satu Klub dengan Pemain Keturunan Indonesia, Pecahkan Rekor Transfer MLS
-
Son Heung-min Gabung Los Angeles FC, Nasib Pemain Keturunan Indonesia di Ujung Tanduk
-
Akhir Cerita Son Heung-min di Premier League: Pilih Duit Arab atau Gelamor MLS?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
-
Isu Panas di Old Trafford: Bruno Fernandes Bakal Ikuti Jejak Ruben Amorim?
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Viral Emosi Thom Haye di Laga Persib vs Persija, Ungkap Kesedihan hingga Terima Ancaman Kematian
-
Final Piala Super Spanyol: Courtois vs Joan Garca, Duel Kiper Penentu El Clasico
-
Kata-kata Beckham Putra Usai Bikin Persija Jakarta Menangis di GBLA
-
Legenda Manchester United Kagumi Karakter Rendah Hati Declan Rice, Punya Mental Baja
-
Bojan Hodak Senyum Lebar Persija Pulang ke Jakarta Tanpa Poin: Mereka Cuma Sekali Shoot
-
Jude Bellingham Bongkar Faktor X yang Bisa Bikin Real Madrid Pecundangi Barcelona
-
Persib Tekuk Persija, Thom Haye: Keluarga Diteror Hingga Dapat Ancaman Pembunuhan