“Alhamdulilah dilepas, dari dulu pemain indo ga dikasih tempat di J League,” tulis komentar akun @a***n.
“Waktunya unfollow. Gak ada faedahnya follow klub J League,” tulis komentar akun @v***i.
Sekadar tambahan, Sandy Walsh bukan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang tak banyak mendapat kesempatan saat membela klub Jepang.
Sebelum dirinya, ada nama-nama seperti Justin Hubner (Cerezo Osaka), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Stefano Lilipaly (Consadole Sapporo), dan Irfan Bachdim (Ventforet Kofu dan Consadole Sapporo).
Selain Arhan, Sandy dan beberapa pemain sebelumnya punya karier mentereng di Eropa sebelum berkarier di Jepang.
Tapi tetap saja pengalaman di Eropa tak membuat klub Jepang itu mempercayai para pemain Timnas Indonesia untuk tampil secara reguler.
Tak mengherankan jika setelah Sandy hengkang dari Yokohama F Marinos ke Buriram United, banyak netizen dan pecinta sepak bola Tanah Air yang akan menentang para pemain Timnas Indonesia berkarier di Jepang.
(Felix Indra Jaya)
Baca Juga: Bocor Patrick Kluivert Panggil 2 Bek Tangguh untuk Hadapi Kuwait dan Lebanon
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau