Suara.com - Patrick Kluivert membuat keputusan yang cukup mengejutkan saat merilis daftar 27 pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September 2025.
Dari daftar itu, dua nama langganan skuad Garuda—Rafael Struick dan Ivar Jenner—tidak tercantum.
Absennya Struick dari tim senior menimbulkan tanda tanya, mengingat striker berdarah Belanda itu hampir selalu jadi pilihan utama sejak resmi menjadi WNI.
Namun, belakangan terungkap bahwa Struick tetap dipanggil, hanya saja bukan untuk tim senior, melainkan Timnas Indonesia U-23.
Struick “Turun Kasta” ke U-23
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, membenarkan bahwa anak asuhnya akan memperkuat Garuda Muda dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo.
“Di Timnas Indonesia U-23 ada pemain kami yang dipanggil yakni Rafael Struick. Dia telah mendapatkan undangan,” kata Riekerink.
Timnas Indonesia U-23 sendiri tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau.
Ajang ini berlangsung pada 3–9 September 2025 dengan target lolos ke putaran final.
Dengan demikian, Struick akan absen saat Kluivert memimpin skuad senior menghadapi Kuwait (5 September) dan Lebanon (8 September) di Surabaya.
Baca Juga: Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday, Mees Hilgers Dihantui Kutukan
Secara teknis, Kluivert memang punya banyak opsi di lini depan tim senior.
Kehadiran Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, hingga Stefano Lilipaly—yang semuanya juga pemain Dewa United—membuat lini serang Garuda relatif aman.
Namun, melepas Struick ke level U-23 bisa dianggap sebagai “penurunan kasta” bagi sang striker.
Apalagi, usianya sudah matang untuk reguler di tim senior. Di sisi lain, PSSI dan Kluivert tampaknya melihat langkah ini sebagai strategi jangka panjang.
Struick punya pengalaman internasional yang dibutuhkan Garuda Muda untuk menghadapi lawan berat seperti Korea Selatan.
Nasib Berbeda dengan Ivar Jenner
Situasi Struick cukup berbeda dengan Ivar Jenner. Gelandang FC Utrecht itu justru tak dipanggil baik ke tim senior maupun U-23.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan, Jenner saat ini sedang fokus pemulihan cedera dan klubnya ingin agar ia tidak terburu-buru kembali.
“Setelah berdiskusi dengan klubnya, FC Utrecht, dan juga BTN, kami sepakat agar Ivar fokus berlatih terlebih dahulu,” kata Erick.
Dengan absennya Jenner, skuad U-23 akan kehilangan salah satu motor lini tengah.
Namun, kehadiran Struick bisa jadi kompensasi penting di sektor serangan.
Garuda Muda Butuh Struick
Jika menilik peta persaingan, Grup J memang tidak bisa dianggap enteng.
Meski Laos dan Makau relatif di bawah level Indonesia, Korea Selatan adalah lawan berat yang bisa jadi penentu tiket ke putaran final.
Dalam kondisi ini, pengalaman Struick di tim senior tentu sangat berharga.
Kehadirannya bisa memberi rasa percaya diri bagi skuad asuhan Shin Tae-yong, sekaligus menjaga regenerasi penyerang Indonesia tetap berjalan.
Jadi, Tepatkah Keputusan Kluivert?
Melepas Struick ke tim U-23 bisa dipandang sebagai langkah berani sekaligus penuh risiko.
Di satu sisi, Garuda Muda jelas diuntungkan dengan hadirnya striker naturalisasi yang sudah kenyang pengalaman.
Tapi di sisi lain, Kluivert kehilangan salah satu opsi serangan di tim senior yang akan menghadapi laga penting di Surabaya.
Kini tinggal waktu yang bisa menjawab: apakah strategi ini akan membawa dua keuntungan sekaligus—Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-23 dan tim senior tetap solid—atau justru sebaliknya?
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya