Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks akhirnya buka suara setelah mengukir sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang merumput di kompetisi kasta tertinggi Jerman, Bundesliga.
Momen bersejarah itu tercipta saat timnya, Borussia Monchengladbach, menjamu Hamburger SV pada Minggu (24/8/2025) malam WIB.
Dalam laga yang berlangsung sengit di Stadion Borussia Park tersebut, Diks memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Ia baru mendapat kepercayaan dari sang pelatih pada menit ke-77, masuk menggantikan Fabio Chiarodia.
Meskipun hanya bermain sekitar 13 menit plus waktu tambahan, Diks langsung menunjukkan performa solid di lini pertahanan.
Ia tercatat mampu memenangkan 4 dari 6 duel dengan pemain lawan, serta mencatatkan satu tekel dan satu sapuan bola bersih.
Sayangnya, debut bersejarah ini belum dihiasi dengan kemenangan, karena pertandingan harus berakhir dengan skor kacamata, 0-0.
Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, Kevin Diks tetap mengambil sisi positif dan mengungkapkan rasa bangganya melalui akun Instagram pribadinya.
Ia secara khusus berterima kasih atas dukungan luar biasa yang ia terima.
Baca Juga: 3 Negara yang Bisa Gantikan Kuwait untuk Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
"Hasil kemarin memang tidak sesuai harapan. Kami ambil sisi positifnya, terus bekerja keras, dan fokus untuk akhir pekan depan," kata Diks dilansir dari akun Instagram pribadinya (@kevindiks2), Senin (25/8/2025).
"Bangga menjadi orang Indonesia pertama di Bundesliga, terima kasih atas semua dukungan di rumah dan di tribun," tutupnya.
Pernyataan ini menunjukkan betapa besar arti pencapaian ini bagi pemain berusia 28 tahun tersebut.
Kini setelah menorehkan sejarah, fokusnya akan segera terbagi antara klub dan tugas negara, di mana ia juga dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025.
Berita Terkait
-
Alexander Zwiers Si Bule Karawaci yang Nikahi Wanita Indonesia Kini Jadi Dirtek Timnas
-
Persija Jakarta Legawa Kehilangan 2 Pemain saat Hadapi Dewa United
-
PSSI Tenang Hadapi Situasi Thom Haye dan Mees Hilgers di Klub
-
Masih 'Nganggur', Ini Alasan PSSI Nekat Panggil Thom Haye ke Timnas Indonesia
-
Debut Kevin Diks di Bundesliga Nyaris Sempurna, Gagal Cetak Gol tapi Ukir Sejarah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions