- Miliano Jonathans mantap melanjutkan naturalisasi menjadi WNI setelah mendapat dorongan kuat dari ayahnya yang terkesan dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
- Meski sempat dipantau KNVB, winger 21 tahun ini memilih Timnas Indonesia karena alasan hati dan dukungan keluarga.
- Kehadirannya diharapkan menambah opsi serangan Patrick Kluivert, dengan pengalaman bermain di Eredivisie bersama Vitesse dan FC Utrecht.
Suara.com - Keputusan pemain keturunan Indonesia-Belanda, Miliano Jonathans, untuk melanjutkan proses naturalisasinya menjadi WNI untuk memperkuat Timnas Indonesia ternyata tak terlepas dari rayuan sang ayah.
Langkah Miliano Jonathans untuk menjadi pilar Timnas Indonesia sudah semakin dekat. Proses naturalisasi untuk mendapatkan status WNI baru-baru ini telah disetujui oleh Komisi X dan Komisi XIII DPR RI.
Apabila prosesnya lancar, Miliano Jonathans berpeluang besar untuk memperkuat skuad Merah Putih ketika menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung pada Oktober mendatang.
Bagi Miliano, mengambil keputusan ini memang tidak mudah. Sebab, dalam waktu yang bersamaan, dia juga dipantau oleh Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk memperkuat Timnas Belanda di usia muda.
Meskipun demikian, pemain berusia 21 tahun ini akhirnya tetap menjaga komitmennya untuk skuad Garuda. Sebab, sebelumnya dia sudah membahas keputusannya tersebut dengan orang-orang terdekat, terutama orang tuanya.
"Ini adalah petualangan yang benar-benar baru bagi saya, dan saya tidak sabar untuk memulainya. Saya terutama membicarakannya dengan orang tua saya,” ujarnya seperti dikutip oleh VoetbalPrimeur.
“Tentu saja, juga dengan orang-orang terdekat saya. Pada akhirnya, saya sangat mencintai Indonesia, dan itulah mengapa saya memilihnya," tambah pemain yang menimba ilmu di akademi Vitesse tersebut.
Satu hal yang terungkap belakangan ini ialah pentingnya faktor sang ayah di balik keputusan mantap Miliano Jonathans memilih setia dan berkomitmen untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pasalnya, sang ayah pernah datang ke Indonesia dan menyaksikan pertandingan sepak bolanya. Dari pengalaman itu, Miliano mendapatkan banyak cerita dan gambaran mengenai atmosfer sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Miliano Jonathans Hubungi Patrick Kluivert Jelang FMD, Bahas Apa Saja?
Hal inilah yang mendorong Miliano semakin tak sabar dan sangat antusias untuk tetap melanjutkan naturalisasinya. Dia merasa sangat penasaran untuk merasakan langsung atmosfer tersebut.
“Ayah saya menonton pertandingan beberapa bulan yang lalu, dan beliau kembali dengan sangat antusias. Beliau mengatakan sepak bola di sana sangat meriah dan tidak bisa dibandingkan dengan Belanda. Jadi saya sangat penasaran seperti apa nanti,” kata dia.
Hadirnya Miliano Jonathans tentu bisa menambah kekuatan sekaligus opsi lini serang yang bisa dipilih pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Sebab, pemain berusia 21 tahun ini adalah tipe winger yang multi-posisi. Selain bisa dipasang di area sayap kanan, Miliano juga dapat diplot mengisi gelandang serang.
Yang jelas, pengalaman Miliano bakal sangat berharga. Apalagi, dia sudah sering bermain di kasta tertinggi Liga Belanda, baik saat masih memperkuat Vitesse, maupun bermain untuk FC Utrecht.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Miliano Jonathans Hubungi Patrick Kluivert Jelang FMD, Bahas Apa Saja?
-
Miliano Jonathans Sudah Bicara dengan Patrick Kluivert, Bahas Gaya Bermain dan Lainnya
-
Di Mana Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra Ambil Sumpah WNI?
-
Here We Go! FC Utrecht Lepas Miliano Jonathans ke Timnas Indonesia
-
Plus Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra, Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Lebanon
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba