- Federico Barba menolak kembali ke Italia demi tantangan baru di Indonesia
- Persib Bandung jadi destinasi pilihan utama
- Kehadiran Barba diyakini bawa dampak positif
Suara.com - Bek tengah Federico Barba yang resmi merapat ke Persib Bandung ternyata sempat jadi incaran banyak klub Italia.
Dua klub Serie B yakni Avellino dan Bari dilaporkan tertarik untuk datangkan Barba.
Avellino memang tengah mencari tambahan amunisi untuk lini pertahanan. Direktur olahraga mereka, Aiello, gencar mencari bek baru.
Menurut laporan sportavellino, awalnya, Federico Barba dianggap opsi ideal karena pengalamannya di Serie A, Serie B, hingga bermain di luar Italia bersama Benevento, Pisa, Como, dan terakhir FC Sion di Swiss.
"Namun, situasi berubah cepat. Barba menolak kesempatan kembali ke Italia dan memilih tantangan berbeda di Asia Tenggara," tulis media Italia itu.
Tak hanya Avellino, eks klub yang pernah dilatih Fabio Grosso, SSC Bari juga dikabarkan ingin datangkan Barba.
Menurut laporan media Italia, keputusan Federico Barba untuk merantau ke Indonesia tentu mengejutkan banyak pihak di Italia.
Bek berpostur 1,85 meter ini sebelumnya dianggap masih cukup layak bersaing di Serie B. Bahkan, beberapa klub sempat menyiapkan kontrak untuknya.
Namun, laporan jurnalis transfer Alfredo Pedullà menyebut Barba sudah berada di tahap akhir negosiasi dengan salah satu klub Indonesia--hal ini diungkap Pedulla beberapa jam sebelum Persib umumkan perekrutan Barba.
Baca Juga: Siapa Federico Barba? Anak Emas Filippo Inzaghi yang Merapat ke Persib
"Alasan Barba pindah ke Indonesia disebut sebagai pilihan hidup dan arah baru dalam kariernya," ulas media Italia.
"Di usia 31 tahun, ia ingin merasakan pengalaman berbeda, baik secara budaya maupun sepak bola. Indonesia sendiri belakangan semakin gencar mendatangkan pemain-pemain asing berpengalaman dari Eropa,"
Persib Bandung resmi merekrut bek tengah asal Italia, Federico Barba.
Pemain kelahiran Roma, 1 September 1993, ini bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama klub Swiss, FC Sion, berakhir pada Juli 2025.
Barba menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan Persib, menambah kedalaman skuad Maung Bandung di sektor belakang.
Kehadiran Federico Barba di Bandung bukan sekadar menambah opsi di lini belakang.
Bek berusia 31 tahun ini membawa pengalaman panjang di berbagai kompetisi top Eropa, yang diyakini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membangun pertahanan Persib yang solid.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Siapa Federico Barba? Anak Emas Filippo Inzaghi yang Merapat ke Persib
-
Breaking News! Thom Haye Resmi Bela Persib Bandung
-
Sesaat Lagi! Persib Bandung Bakal Perkenalkan Thom Haye?
-
Kembalikan Romantisme, Persib Bandung Resmi Perkenalkan Pemain Baru di TVRI Jabar
-
Besok Sore Jam 15:30 WIB, Persib Umumkan Thom Haye sebagai Pemain Anyar?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa
-
Ricuh! Suporter Crystal Palace dan Vallecano Baku Hantam Jelang Final Conference League
-
10 Pencetak Gol Termuda di Piala Dunia: Dari Pel hingga Lionel Messi
-
Banyak Rekan di Liverpool, Kapten Timnas Jepang Tak Sabar Ladeni Belanda
-
Federico Valverde Buka Suara soal Ribut dengan Tchouameni: Saya Masih Belajar jadi Kapten
-
Tantangan Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Meksiko Ingin Pecah Kutukan, AS dan Kanada Bidik Sejarah
-
Ambisi Samurai Biru di Piala Dunia 2026: Ingin Akhiri Kutukan 16 Besar
-
Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026, Ini Statistik Mentereng Mikel Arteta
-
Jelajah Kota Piala Dunia 2026 Monterrey: Surga Daging Panggang dan Tacos buat Suporter
-
Inigo Perez: Rayo Vallecano Ingin Juara Liga Conference demi Penggemar