- Kepindahan Thom Haye ke Persib Bandung jadi sorotan
- Di kasus lain, pemain naturalisasi Malaysia justru langsung gabung klub lokal JDT usai dinaturalisasi
- Dua pemain naturalisasi Malaysia yang gabung JDT, Jon Irazabal dan Joao Figueiredo
Suara.com - Keputusan gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye untuk bergabung dengan Persib Bandung telah memicu perdebatan pro dan kontra di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air.
Label 'Grade A' yang sempat melekat padanya karena masih merumput di Eropa kini dipertanyakan. Namun, jika dilihat lebih jauh, langkah yang diambil Haye memiliki jeda waktu yang lebih panjang dibandingkan kasus serupa di negara tetangga, Malaysia.
Thom Haye, gelandang berusia 30 tahun, memang memiliki rekam jejak mentereng sebagai pemain utama di SC Heerenveen dan Almere City di Liga Belanda.
Namun, keputusannya hijrah ke Super League Indonesia membuat sebagian pihak merasa ia 'turun level'.
Meski demikian, perlu dicatat jeda waktu antara debutnya di Timnas Indonesia dan kepindahannya ke klub lokal.
Pemain berjuluk The Professor itu pertama kali mengenakan seragam Merah Putih pada Maret 2024.
Ia baru diresmikan sebagai pemain Persib pada Agustus 2025, atau sekitar 15 bulan setelah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Situasi yang jauh lebih cepat terjadi di Malaysia, yang berpotensi menimbulkan polemik lebih besar jika terjadi di Indonesia.
Dua pemain naturalisasi baru Timnas Malaysia, Jon Irazabal dan Joao Figueiredo bergabung dengan raksasa domestik Johor Darul Ta'zim (JDT) tak lama setelah melakoni debut internasional mereka.
Baca Juga: Ramadhan Sananta Bikin Merinding Legenda Timnas Malaysia, Kenapa?
Jon Irazabal, bek asal Spanyol berusia 28 tahun, baru dinaturalisasi pada Juni 2025.
Dengan pengalaman bermain di Liga Spanyol bersama Mirandes dan Amorebieta, ia langsung bergabung dengan JDT hanya beberapa hari setelah pertandingan pertamanya untuk timnas Malaysia.
"Saya memilih Malaysia karena saya yakin di sinilah tugas nasional saya," ujar Irazabal dikutip dari NST.
Hal serupa juga dilakukan oleh Joao Figueiredo. Penyerang asal Brasil berusia 29 tahun ini datang dengan CV mentereng, setelah dua musim terakhir bermain reguler untuk klub top Turki, Istanbul Basaksehir.
Ia melakoni debut untuk Harimau Malaya pada 10 Juni 2025.
Sebulan kemudian, tepatnya pada 6 Juli, ia resmi mengakhiri kariernya di Eropa dan diperkenalkan sebagai pemain baru JDT.
"Sekarang, bisa mewakili Malaysia dan berbagi mimpi dengan kalian semua, adalah sebuah kehormatan," ujar Figueiredo.
Fenomena yang menimpa Haye, Irazabal, dan Figueiredo menyoroti dilema yang sama, kritik karena meninggalkan kompetisi Eropa.
Kini, beban pembuktian ada di pundak mereka untuk meyakinkan publik bahwa kualitas permainan mereka akan tetap berada di level tertinggi, meski berkompetisi di liga Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Perbandingan Gaji Thom Haye di Belanda dan Persib Bandung, Naik Drastis?
-
Ledakan Followers! Klub Eropa Raup Jutaan Fans Berkat Pemain Keturunan Indonesia
-
Thom Haye Pilih Persib Bandung, Mauricio Souza: Saya Tak Tahu Persija Gagal Merekrutnya
-
Berakhir di Luar Prediksi, Lika Liku Thom Haye Berlabuh ke Persib Bandung
-
Thom Haye Gabung Persib, Eks Pelatih Timnas Indonesia: Apa Salahnya?
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol
-
Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026
-
Statistik Buktikan Mikel Merino Super Sub Terbaik di Piala Dunia 2026, Prancis Korban Selanjutnya?
-
5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Belum Genap Sepekan, Igor Tolic Sudah Keluhkan Lapangan Latihan Persib
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Prancis vs Spanyol: Superkomputer Opta Jagokan Les Bleus ke Final Piala Dunia 2026
-
Persija Resmi Datangkan Kyohei Yoshino, Gelandang Berpengalaman Jepang Eks Cerezo Osaka
-
Radovan Pankov Beberkan Alasan Gabung Persija: Tantangan Baru demi Gelar Juara