- Calvin Verdonk ditawar klub Prancis, LOSC Lille
- Jika terealisasi maka ini pertama kalinya ia akan berkarier di Prancis
- Bek kiri Timnas Indonesia juga bisa memecahkan rekor nilai transfer
Suara.com - Potensi kepindahan bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk ke raksasa Liga Prancis LOSC Lille, bukan hanya sekadar lonjakan karier.
Jika tawaran senilai Rp 57 miliar itu disetujui, maka Verdonk akan memecahkan setidaknya dua rekor pribadi yang signifikan dalam perjalanan karier profesionalnya.
Rekor pertama yang akan dipecahkan adalah jejak kariernya di level klub.
Kepindahan ke Lille akan menjadi momen perdana bagi pemain berjuluk 'Si Loopy' ini untuk merumput di Prancis.
Sejak memulai karier profesionalnya, Verdonk tercatat baru menjajal kompetisi di dua negara, yakni Belanda dan Portugal.
Menurut data Transfermarkt, di tanah kelahirannya, Belanda, ia telah memperkuat sejumlah klub seperti Feyenoord, PEC Zwolle, FC Twente, dan tentu saja, NEC Nijmegen.
Sementara itu, petualangannya di luar Belanda membawanya ke Liga Portugal, di mana ia berseragam Famalicao selama dua musim pada 2020/2021 dan 2021/2022.
Lebih dari sekadar petualangan baru, kepindahan ini juga akan meroketkan valuasi pasarnya dan mencatatkan rekor pribadi kedua.
Saat ini, harga pasar tertinggi yang pernah dimiliki oleh Calvin Verdonk, menurut catatan Transfermarkt berada di angka Rp43,45 miliar.
Baca Juga: Tom Haye ke Persib, Calvin Verdonk Gabung ke Eks Klub Patrick Kluivert?
Nilai ini ia capai pada Mei 2024 dan bertahan hingga sekarang.
Dengan tawaran konkret dari Lille yang mencapai Rp57 miliar, nilai pasar Verdonk dipastikan akan melonjak drastis.
Dalam dunia transfer, mahar yang dibayarkan sebuah klub untuk merekrut pemain akan secara langsung memengaruhi valuasi pasarnya.
Artinya, akan ada peningkatan harga pasaran lebih dari Rp13 miliar dari nilai tertingginya saat ini.
Kenaikan signifikan ini tentu menjadi cerminan dan buah dari penampilan konsisten dan memikat yang ditunjukkan oleh pemain berjuluk "El Konsisten" tersebut bersama NEC Nijmegen dan Timnas Indonesia dalam beberapa musim terakhir.
Berita Terkait
-
2 Pesaing Calvin Verdonk Jika Gabung ke Klub Prancis LOSC Lille
-
2 Pemain Timnas Indonesia Resmi Mentas di Liga Europa Musim Ini
-
Dampak Transfer Calvin Verdonk ke Ligue 1 Bagi Timnas Indonesia
-
3 Sisi Positif Calvin Verdonk Pindah ke Lille
-
Calvin Verdonk Ditawar Lille Rp57 Miliar, Segera Pindah ke Liga Prancis?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina
-
Bawa Kendaraan Pribadi pada Hari Rabu, ASN Jaksel Bakal Kena Teguran Lisan
-
3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai hingga Daging Ayam Turun, Daging Sapi dan Minyak Kemasan Melonjak
-
Sindiran Menohok Lionel Messi untuk Haters: Ada yang Sedih Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
Sopir Main HP, Truk Molen Terjepit di Jembatan Matraman Sampai Ban Harus Dikempiskan
-
Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat