- Miliano Jonathans tidak ikut sumpah WNI bersama Mauro Zijlstra dkk
- Penyerang FC Utrecht ini akan menyusul ambil sumpah WNI
- Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Noor Korompot menyebut Miliano Jonathans sumpah WNI di Jakarta
Suara.com - Miliano Jonathans dikabarkan akan menjalani sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di Jakarta.
Sebelumnya sumpah WNI telah dijalani oleh Mauro Zijlstra dan tiga pemain putri untuk bela Garuda Pertiwi.
Nah, untuk Miliano Jonathans dijadwalkan akan mengambil sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada pekan depan di Jakarta.
Kepastian mengenai jadwal pengambilan sumpah ini disampaikan langsung oleh Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mengonfirmasi rencana tersebut.
"Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, mengambil sumpah Mauro Zijlstra dan rekan, menyusul Miliano Jonathans rencana akan dilaksanakan di Jakarta pekan depan," ujarnya lewat akun Instagramnya.
Proses naturalisasi ini dikebut agar penyerang FC Utrecht ini bisa segera memperkuat skuad Garuda.
Miliano Jonathans diproyeksikan untuk melakoni debut mereka dalam dua laga uji coba pada agenda FIFA Matchday September 2025.
Namun, sebelum bisa mengenakan seragam Merah Putih, keduanya masih harus menuntaskan satu tahapan krusial, yaitu proses perpindahan federasi dari Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI yang harus disetujui oleh FIFA.
Baca Juga: Calvin Verdonk Pindah ke Lille, Media Belanda: Pukulan Telak Buat NEC Nijmegen
Jika semua proses berjalan lancar, maka Mauro dan Miliano berpeluang besar tampil saat Timnas Indonesia menjamu Timnas Chinese Taipei (Taiwan) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada 5 September 2025.
Tiga hari berselang, pada 8 September 2025, tim berjulukan Garuda itu akan kembali berlaga di GBT untuk menghadapi perlawanan dari Timnas Lebanon.
Rangkaian dua laga uji coba ini memiliki arti yang sangat penting sebagai ajang persiapan Timnas Indonesia sebelum kembali bertarung di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
Berita Terkait
-
Ucapan Selamat Tinggal Calvin Verdonk Jadi Bencana Besar, Media Internasional Ikut Bicara
-
Kata-kata Jordi Amat Lihat Situasi Indonesia Saat Ini
-
Hasil Pertandingan Pemain Keturunan: Kevin Diks Menanggung Malu
-
Terungkap Alasan Lille Ngotot Datangkan Calvin Verdonk
-
Thom Haye Menghilang, Belum Seminggu Gabung Persib Bandung
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tahan Imbang Persib Bandung, Bojan Hodak Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
-
Defisit 4 Gol, Barcelona Dihadapkan Misi Sulit Kontra Atletico Madrid
-
Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
-
Hasil Undian Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Masuk Grup B, Bareng Australia hingga Malaysia
-
Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV