- Calvin Verdonk sepakat gabung Lille
- Pertandingan lawan Fortuna Sittard akan menjadi yang terakhir bersama NEC Nijmegen
- Lille mendatangkan Calvin Verdonk karena bisa main sebagai bek kiri dan bek tengah
Suara.com - Kepindahan bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk ke LOSC Lille ternyata didasari oleh alasan strategis yang sangat spesifik.
Klub ternama Prancis itu tidak hanya mencari persaingan di posisi bek kiri, melainkan sebuah solusi multifungsi untuk lini pertahanan mereka.
Calvin Verdonk dinilai sebagai jawaban yang sempurna karena bisa bermain sebagai bek kiri dan bek tengah.
Menjelang penutupan bursa transfer, LOSC Lille memang gencar mencari setidaknya satu tambahan amunisi di sektor pertahanan.
Pilihan utama mereka jatuh pada Verdonk, pemain berusia 28 tahun yang terikat kontrak dengan NEC Nijmegen hingga 2028.
Setelah melalui negosiasi, kesepakatan total akhirnya tercapai pada angka transfer sekitar 3 juta euro.
Sesuai rencana, pemain keturunan Aceh ini akan memainkan laga perpisahannya bersama NEC Nijmegen melawan Fortuna Sittard pada hari Minggu (31/8/2025).
Setelah itu, ia dijadwalkan akan terbang ke Prancis untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak resminya bersama Lille pada hari Senin (1/9/2025).
Lalu, apa yang membuat Lille begitu yakin dengan Verdonk? Jawabannya terletak pada satu kata yaitu fleksibilitas.
Baca Juga: Selangkah Lagi Rekrut Calvin Verdonk, Lille Peringkat Berapa?
Sebagai pemain kidal lulusan akademi Feyenoord Rotterdam yang pernah membela semua kelompok umur timnas Belanda, posisi asli Verdonk adalah bek kiri.
Namun, keunggulan utamanya yang memikat Lille adalah kemampuannya untuk beroperasi di posisi lain.
Ia terbukti sangat kompeten saat dimainkan sebagai bek tengah, sebuah peran yang bahkan sudah ia jalani dalam tiga pertandingan pertama Eredivisie musim ini bersama NEC.
Calvin Verdonk juga sempat bermain sebagai bek tengah di Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
Kebutuhan Lille saat ini bersifat ganda. Mereka memerlukan pesaing sepadan bagi Romain Perraud di pos bek kiri, sekaligus mencari solusi tambahan di jantung pertahanan.
Menurut laporan L'Equipe Calvin Verdonk secara sempurna memenuhi kedua kriteria tersebut dalam satu paket.
Dengan satu rekrutan, Lille berhasil menambal dua lubang sekaligus, menjadikannya sebuah langkah transfer yang sangat efisien.
Berita Terkait
-
Belum 1 Detik Calvin Verdonk Main, Lille Mendadak Berubah Jadi Klub Pembantai di Liga Prancis
-
Thom Haye Menghilang, Belum Seminggu Gabung Persib Bandung
-
Calvin Verdonk Pindah ke Lille, Media Belanda: Pukulan Telak Buat NEC Nijmegen
-
Rekam Jejak Pep Genesio, Calon Pelatih Anyar Calvin Verdonk: Bukan Sosok Kaleng-kaleng
-
Penyerang Keturunan Incaran Timnas Indonesia: Ibu Saya Masih Sering ke Depok
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026