- Malut United kalah 0-2 dari PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Kie Raha.
- Hendri Susilo menyebut timnya gagal memanfaatkan peluang dan tampil di bawah performa terbaik.
- Meski kecewa, ia optimistis Malut United bisa bangkit pada laga berikutnya melawan Persik Kediri.
Suara.com - Malut United harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta setelah kalah 0-2 dalam laga Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (30/8/2025) malam. Dua gol Laskar Mataram dicetak Nermin Haljeta pada menit ke-69 dan Domenica Sheva Maresca pada menit ke-73.
Meski tampil agresif sejak awal, Laskar Kie Raha gagal mengonversi peluang menjadi gol.
Dari 11 tembakan yang dilepaskan, lima mengarah tepat ke gawang, namun tak satu pun membuahkan hasil. Sementara PSIM yang lebih efektif, sukses mencetak dua gol dari sepuluh percobaan dan unggul penguasaan bola 57 persen.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, mengakui performa timnya tidak maksimal.
“Malam ini para pemain bermain di bawah form terbaiknya. Situasi tersebut menjadi pelajaran bagi kami, kesalahan elementer juga akan kami perbaiki ke depan,” ujar Hendri di laman resmi klub.
Menurut pelatih berusia 59 tahun itu, kegagalan memanfaatkan peluang menjadi faktor utama kekalahan timnya.
“Kami memiliki banyak peluang, namun tak ada yang berbuah gol. Sebaliknya, PSIM memiliki dua peluang yang bisa dimanfaatkan menjadi gol. Hal ini merupakan salah satu masalahnya,” jelasnya.
Meski kecewa, Hendri tetap optimistis Malut United bisa bangkit.
“Kami kecewa dengan hasil ini, tapi perjalanan masih panjang. Saya optimistis Malut United akan kembali ke penampilan terbaik pada pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Baca Juga: Prediksi Skor Malut United vs PSIM Yogyakarta di Super League Malam Ini
Kekalahan ini menghentikan tren tak terkalahkan Malut United dalam tiga laga sebelumnya. Selain itu, Laskar Kie Raha juga belum mampu meraih kemenangan atas PSIM dalam tiga pertemuan terakhir dengan catatan satu imbang dan dua kali kalah.
Saat ini Malut United menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi lima poin, tertinggal satu angka dari Persebaya Surabaya di peringkat kelima.
Selanjutnya, Hendri Susilo dan pasukannya akan menghadapi Persik Kediri pada pekan kelima di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (12/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Malut United vs PSIM Yogyakarta di Super League Malam Ini
-
Jadwal dan Link Live Streaming Malut United vs PSIM Yogyakarta Malam Ini
-
Antisipasi Suporter Rusuh, Erick Thohir Bawa-bawa Suporter Persija
-
Rusuh Suporter Persib vs PSIM di Yogyakarta, PSSI Lepas Tangan
-
3 Pemain yang Paling Bersinar pada Pekan Ketiga BRI Super League 2025/2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Standar Pendidikan Terus Naik, Standar Etika Politik Jalan di Tempat
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
Ulasan Film Sajen Satu Suro: Teror Gaib Sesajen Pembawa Bencana dan Petaka!
-
Saham Teknologi Pimpin Rebound Wall Street, IHSG Bersiap Uji Resisten Kuat 6.300
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
Tutup Rapat-rapat Taktik Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman Ingin Fans Penasaran
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
3 Poin Harga Mati! Jordi Amat: Timnas Indonesia Wajib Libas Timor Leste
-
Isu Gaji Manajer KDMP Capai Rp16 Juta Sebulan, dari Mana Sumbernya?