- Mauricio Souza prihatin dengan situasi Indonesia
- Tragedi tewasnya driver ojol jadi pemicu kericuhan
- Sepak bola ikut terdampak
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza merasa Indonesia khususnya di Ibu Kota tidak pantas dalam situasi tidak aman seperti belakangan ini.
Seperti diketahui kericuhan banyak terjadi mana-mana, bentrok masyarakat dengan petugas keamanan pun tidak terhindarkan.
Mauricio Souza berharap semua pihak bisa segera ambil sikap tenang agar segera menemukan solusi terbaik.
"Saya rasa Indonesia tidak pantas mengalami situasi seperti ini, dan saya minta, saya Coach Persija Jakarta: stay safe Jakarta!" ucap Souza. "Kita harus tenang supaya semua bisa beres," kata Souza kepada awak media beberapa waktu lalu.
Sekadar informasi kerusuhan, pengrusakan, bentrok masa dan aparat bermula dari aksi demonstrasi.
Seorang pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang ada dilokasi meninggal dunia usai dilindar mobil rantis brimob.
Hal ini memancang amarah masyarakat hingga terjadilah pengerusakan di berbagai titik.
Melihat situasi tersebut Mauricio Souza membandingkannya dengan Brasil, negara asalnya.
Meski Brasil adalah negara luar biasa, tapi angka kriminalitas sangat tinggi.
Baca Juga: Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian
Souza merasa Indonesia tidak demikian. Sejak pertama kali hadir di tanah air, ia menyebut Indonesia adalah negara luar biasa dengan keamanan dan kenyamanan.
"Saya mau bicara satu hal, saya datang dari negara yang luar biasa, Brasil," jelasnya.
"Tapi satu negara ini (Brasil) banyak masalah, kriminal," pungkas eks juru formasi Madura United itu.
Situasi saat ini mulai berimbas ke sepak Indonesia. Beberapa pertandingan Super League 2025/2026 yang berpotensi terkena imbas harus ditunda.
Berita Terkait
-
Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian
-
Heboh! Lucinta Luna Orasi di Depan DPR, Sindir Pemerintah hingga Kibarkan Bendera One Piece
-
Fungsi Rantis Brimob yang Lindas Ojol Affan Kurniawan hingga Tewas
-
Kibarkan Bendera One Piece, Lucinta Luna Orasi di Depan DPR Pakai Helm Gojek: Bubarkan DPR!
-
Kata-kata Jordi Amat Lihat Situasi Indonesia Saat Ini
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah