Suara.com - Rantis Brimob yang menabrak dan melindas Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol), terjadi saat aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025 malam.
Affan tengah menjalankan orderan dan sedang berusaha menyeberang jalan di tengah kerumunan massa ketika ponselnya tiba-tiba terjatuh.
Saat hendak mengambil ponsel itu, Affan terpeleset dan berada di jalur yang sama dengan mobil rantis Brimob yang melaju. Rantis akhirnya melindas tubuh Affan.
Meskipun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), nyawa Affan tidak tertolong.
Tujuh anggota Brimob yang diduga terkait insiden ini telah diamankan dan diperiksa oleh kepolisian.
Kasus ini kemudian memicu aksi protes dan tuntutan keadilan dari masyarakat, khususnya komunitas ojek online.
Rantis Brimob adalah kendaraan taktis yang digunakan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk berbagai operasi keamanan, termasuk pengendalian massa dalam aksi demonstrasi.
Ada beberapa jenis rantis Brimob, dua yang paling dikenal adalah Barracuda dan Rimueng.
- Rantis Barracuda adalah kendaraan multiperan dengan perlindungan balistik yang tahan peluru kaliber 7,62 mm dan mampu menahan serpihan ledakan granat.
Kendaraan ini digunakan dalam pengendalian demo anarkis dan operasi anti-terorisme di daerah perkotaan.
- Rantis Rimueng, buatan dalam negeri kolaborasi PT Pindad dan Brimob, memiliki bodi baja penuh tahan peluru dan kapasitas hingga 12 personel bersenjata lengkap.
Fungsi taktisnya meliputi operasi berisiko tinggi, pengamanan VVIP, dan pengendalian massa yang rawan bentrok.
Rantis ini digunakan untuk mobilitas cepat, perlindungan personel saat operasi, dan pengendalian situasi yang berpotensi anarkis.
Namun dalam insiden tragis yang menimpa Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang terlindas oleh rantis Brimob, kendaraan itu justru menjadi alat yang menyebabkan korban jiwa saat pengamanan aksi demonstrasi yang berujung ricuh.
Secara umum, fungsi rantis Brimob adalah untuk menjaga keamanan personel dan publik serta mengendalikan situasi demonstrasi agar tetap kondusif, walau dalam kasus ini fungsi tersebut terganggu karena insiden kecelakaan fatal yang terjadi.
Berita Terkait
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp
-
Menteri UMKM Sebut Pendapatan Ojol Tak Menurun usai Kebijakan Potongan Aplikator 8 Persen
-
Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition
-
Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026