- Gangguan teknis membuat VAR tidak berfungsi di babak pertama laga Rayo Vallecano vs Barcelona
- Insiden ini menimbulkan ketidaknyamanan dan sorotan besar
- Kasus VAR di Vallecas mempertegas kritik terhadap lemahnya infrastruktur stadion di LaLiga
Suara.com - Pertandingan antara Rayo Vallecano melawan Barcelona di Stadion Vallecas, Minggu (31/8/2025), diwarnai insiden unik yang memancing sorotan besar.
Layanan Video Assistant Referee (VAR) sempat tidak berfungsi pada babak pertama, membuat jalannya laga berlangsung tanpa teknologi yang biasanya krusial untuk mengambil keputusan penting wasit.
Dalam pernyataan resmi, Mediapro selaku penyedia layanan siaran dan sistem VAR untuk LaLiga mengonfirmasi adanya masalah teknis.
Mereka menyebut gangguan tersebut berkaitan dengan sistem kelistrikan yang belum diketahui penyebab pastinya.
“Masalah teknis terkait sistem listrik yang belum bisa ditentukan penyebabnya membuat layanan VAR tidak dapat berfungsi dengan baik pada babak pertama pertandingan Rayo Vallecano vs Barcelona. Meski tim teknis sudah berupaya maksimal, layanan baru bisa pulih normal pada babak kedua,” demikian isi pernyataan Mediapro.
Kondisi ini membuat beberapa keputusan wasit di babak pertama berlangsung tanpa bantuan teknologi. Walau laga bisa dilanjutkan, absennya VAR jelas menimbulkan ketidaknyamanan, baik bagi tim maupun penonton.
Iñigo Pérez, pelatih Rayo Vallecano, memberikan komentar setelah pertandingan. Ia tidak menampik kemungkinan gangguan tersebut bisa berasal dari pihak klub.
“Bisa jadi ini kesalahan dari pihak kami, saya tidak akan kaget kalau memang begitu,” ujarnya dalam konferensi pers.
Sementara itu, pelatih Barcelona Hansi Flick menolak menjadikan insiden ini sebagai alasan atas performa timnya.
Baca Juga: Barcelona Raih Hasil Buruk, Eko Patrio Jadi Sasaran Kemarahan Fans, Kok Bisa?
Menurutnya, masalah teknis tidak boleh mengaburkan kenyataan bahwa Barca membuat terlalu banyak kesalahan di lapangan.
Insiden di Vallecas ini bukan hanya soal VAR. Dalam beberapa musim terakhir, sejumlah klub dan media kerap mengkritik kondisi fasilitas teknologi di beberapa stadion LaLiga.
Vallecas sendiri dikenal memiliki jaringan komunikasi yang lemah, mulai dari WiFi yang minim hingga sinyal ponsel yang tidak stabil.
Kasus VAR yang tidak berfungsi ini akhirnya seperti “bom waktu” yang memang tinggal menunggu terjadi.
Banyak pihak menilai, insiden ini harus menjadi peringatan keras bagi operator liga untuk lebih serius meningkatkan infrastruktur teknologi di stadion.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Barcelona Raih Hasil Buruk, Eko Patrio Jadi Sasaran Kemarahan Fans, Kok Bisa?
-
Barcelona Waspadai Rayo Vallecano, Hansi Flick Bawa Kabar Buruk
-
Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian
-
Gaya Hidup Lamine Yamal Jadi Sorotan, Pelatih Spanyol Pasang Badan
-
Fermin Lopez Dihargai 90 Juta Euro, Busquets Minta Barcelona Tak Gegabah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
Terkini
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Lolos Seleksi Ketat, Beckham Putra Siap Jawab Kepercayaan Timnas Indonesia
-
Dibuang STY Tak Dilirik Patrick Kluivert, John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas
-
Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho
-
Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis
-
Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara