- Timnas Indonesia akan lawan Lebanon di FIFA Matchday
- Jelang bentrokan ini, skuad Garuda disorot media Lebanon
- Timnas Indonesia disorot karena kental aroma Belanda
Suara.com - Timnas Indonesia akan menjamu Lebanon dalam laga krusial FIFA Matchday yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (8/9/2025) malam WIB.
Menjelang pertemuan perdana kedua negara ini, sebuah sorotan menarik datang dari media Lebanon yang memberikan julukan unik bagi Skuad Garuda.
Sorotan ini bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang gencar menjalankan program pemain keturunan untuk memperkuat Skuad Garuda.
Saat ini tercatat ada 18 pemain keturunan yang dipanggil, di mana mayoritas besar memiliki latar belakang atau menimba ilmu sepak bola di Belanda.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Dean James, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Miliano Jonathans, hingga Mauro Zijlstra adalah sederet contoh nyata dari kuatnya pengaruh 'Oranje' dalam tubuh tim Merah Putih.
Fakta inilah yang kemudian diangkat oleh media asal Lebanon, Al-Akhbar, yang secara terang-terangan menyebut Timnas Indonesia sebagai tim 'didikan Belanda'.
"Lebanon melawan 'didikan Belanda di wilayah Indonesia," tulis judul artikel media Al-Akhbar.
Media tersebut bahkan mengaitkan fenomena ini dengan jejak historis kedua negara, di mana kultur sepak bola Indonesia tak bisa dilepaskan dari pengaruh Belanda yang pernah menduduki Nusantara.
"Di sana, kota yang mencintai sepakbola, lahirlah ikatan kultur sepakbola dengan Belanda, yang menjajah mereka sampai merdeka pada 1945. Saat Belanda disebut, kejayaan lahir dan segalanya mungkin di lapangan hijau," sambung laporan itu.
Baca Juga: Menunggu Racikan Pamungkas Kluivert di Timnas Indonesia vs Lebanon, Bule Depok Kembali Starter?
Koneksi ini, menurut Al-Akhbar semakin dipertegas dengan penunjukan legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert sebagai juru taktik utama yang juga membawa gerbong staf kepelatihan dari Negeri Kincir Angin.
"Oleh karena itu, Indonesia terhubung kembali dengan Belanda, dengan mantan pemain Barcelona dan Belanda Patrick Kluivert kini memimpin staf pelatih yang termasuk 14 orang Belanda," beber laporan tersebut.
Meski begitu, media tersebut melihat strategi ini sebagai sebuah langkah positif yang berhasil mendatangkan pemain-pemain berkualitas dari liga-liga top Eropa.
"Hal paling positif adalah rekrutmen pemain berdarah Indonesia dari Liga Belanda, belum lagi grup pemain profesional yang ada di level tertinggi Eropa, spesifiknya di Liga Jerman, Italia, Prancis, Inggris, dan tempat lainnya," lanjut tulisan itu.
Bagi Timnas Indonesia sendiri, pertandingan melawan Lebanon menjadi ajang pemanasan yang sangat penting sebelum terjun ke ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Skuad Garuda akan bersaing ketat dengan raksasa Asia seperti Arab Saudi dan Irak dalam kualifikasi untuk lolos ke Piala Dunia.
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Menpora Dito Ariotedjo Dicopot Prabowo, Gimana Nasib Naturalisasi Timnas Indonesia?
-
Rekam Jejak Miodrag Radulovic, Pelatih Lebonan: Lebih Jago dari Kluivert?
-
Lebanon Bantai Timnas Indonesia 4-0, Masa Kelam Skuad Garuda yang Sangat Sulit Dilupakan
-
Sinyal Bahaya Timnas Indonesia, Arab Saudi dan Irak Raih Hasil Positif di FIFA Matchday
-
Head to Head Timnas Indonesia vs Lebanon, Pertemuan Pertama di Level Senior
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa