Suara.com - Timnas Indonesia gagal cetak gol karena pertahanan rapat Lebanon.
Patrick Kluivert menegaskan Garuda sudah menunjukkan perkembangan positif.
- Jay Idzes menekankan target menang tetap jadi prioritas utama.
Timnas Indonesia harus puas berbagi angka dengan Lebanon setelah laga berakhir 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Patrick Kluivert selaku pelatih Timnas Indonesia menilai taktik bertahan Lebanon menjadi faktor utama sulitnya mencetak gol.
"Kalau melihat cara Lebanon bermain, mereka benar-benar bertahan rapat di area sendiri. Itu membuat situasi mencetak gol lebih sulit. Kami sudah berusaha menyerang dan menciptakan peluang, tapi sayangnya tidak ada gol," kata Kluivert.
Kluivert menyebut Timnas Indonesia sudah mencoba banyak cara untuk membuka ruang, namun hasil akhir tetap buntu.
Selain itu, pertandingan sempat memanas karena adanya konflik kecil antara pemain dan juga keputusan wasit.
Fokus pada Kondisi Pemain
Pelatih Timnas Indonesia merasa lega karena tidak ada pemain yang cedera usai menghadapi Lebanon.
Baca Juga: Era Baru Timnas Indonesia, Jay Idzes Mulai Nyaman Tinggalkan Warisan Shin Tae-yong
"Saya hanya ingin pertandingan bersih, apalagi kami punya dua laga penting bulan depan. Semua pemain harus tetap sehat," ujarnya.
Patrick Kluivert menekankan bahwa kesehatan pemain adalah prioritas utama sebelum menatap laga besar berikutnya.
Ia menambahkan bahwa perkembangan positif Timnas Indonesia sudah terlihat dalam sepuluh hari terakhir.
Menurutnya, para pemain mulai memahami filosofi permainan yang ingin diterapkan untuk Timnas Indonesia.
Dominasi Garuda Tanpa Gol
Kluivert menegaskan Timnas Indonesia sebenarnya mendominasi permainan meski gagal mencetak gol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab