Suara.com - Kylian Mbappe, penyerang Real Madrid sekaligus kapten tim nasional Prancis, mengungkapkan pandangan mengejutkan terkait masa depan keluarganya.
Meski dikenal sebagai salah satu pesepak bola terbaik generasi ini, Mbappe menegaskan tidak akan pernah mendorong anaknya untuk masuk ke dunia sepak bola.
Dalam wawancara bersama L’Équipe, pemain berusia 27 tahun itu mengatakan bahwa passion menjadi alasan utama dirinya bertahan di olahraga ini, meski dunia sepak bola penuh dengan sisi kelam.
“Sejujurnya, kalau bukan karena passion ini, dunia sepak bola sudah membuat saya jijik sejak lama,” ucap Mbappe, dikutip dari Sportbible.
Meski memiliki catatan karier luar biasa, 337 gol, 132 assist dari 445 pertandingan, tujuh gelar Ligue 1, satu trofi Piala Dunia, hingga Sepatu Emas Eropa 2024/2025, Mbappe tetap memandang kerasnya sepak bola tidak ideal bagi anaknya kelak.
“Saya harap begitu (anak saya membenci sepak bola),” katanya sambil tertawa.
“Tapi saya rasa, sayangnya, bola tidak akan pernah jauh dari mereka. Yang jelas, saya tidak akan pernah menyarankan anak saya untuk masuk ke dunia sepak bola.”
Selain soal masa depan keluarga, eks bintang PSG itu juga menyinggung tekanan besar dari uang dan ekspektasi publik. Menurutnya, semakin besar popularitas dan penghasilan, semakin kompleks pula masalah yang harus dihadapi.
“Semakin banyak uang yang kamu miliki, semakin besar pula masalah yang datang,” ujar Mbappe.
Baca Juga: Hormat Kylian Mbappe untuk Zinedine Zidane: Dia Paling Pantas Jadi Pelatih Prancis
Ia menambahkan bahwa hubungan dengan orang-orang terdekat pun bisa berubah seiring karier yang menanjak. Ada yang bisa berjalan bersama, tetapi ada juga yang harus berakhir meski ikatan keluarga atau pertemanan tetap terjaga.
Bagi Mbappe, sepak bola hanyalah sebagian hidupnya. Ia menegaskan bahwa kehidupan jauh lebih indah dibandingkan industri sepak bola yang penuh intrik.
Berita Terkait
-
Hormat Kylian Mbappe untuk Zinedine Zidane: Dia Paling Pantas Jadi Pelatih Prancis
-
Gareth Bale 'Comeback', Siap Kembali Merumput di Korea Selatan
-
Zinedine Zidane Dikabarkan Siap Kembali Melatih, Prancis Jadi Tujuan Utama
-
Kylian Mbappe Lewati Rekor Thierry Henry di Timnas Prancis
-
Mengenal Iniesta Meksiko yang Jadi Buruan Barcelona dan Real Madrid
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes