- Presiden Prabowo Subianto merombak habis-habisan kabinetnya
- Anies Baswedan bikin konten tren 'Gak Diajak Beli Telor Gulung'
- Konten Anies Baswedan dinilai ada tafsir politik
Suara.com - Di tengah hiruk pikuk politik nasional yang diwarnai perombakan atau reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto, mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, justru mencuri perhatian dengan cara yang tidak terduga.
Lewat akun TikTok pribadinya, Anies mengunggah sebuah video singkat yang mengundang gelak tawa sekaligus spekulasi dari para pengikutnya.
Konten tersebut menampilkan Anies yang sedang mengikuti tren populer di kalangan anak muda, yakni "Gak diajak beli telor gulung."
Dalam video yang diunggahnya, Anies Baswedan terlihat turun dari sepeda motor ojek online (ojol) di sebuah lokasi.
Ia kemudian menyerahkan sejumlah uang kepada pengemudi ojol tersebut. Adegan sederhana ini menjadi menarik berkat teks yang disematkan di dalam video, yang berbunyi "Kegiatan cowok yang nggak kebagian telor gulung."
Narasi humor ini diperkuat oleh keterangan atau caption yang ditulis Anies untuk unggahannya. Ia seolah sedang berkeluh kesah dengan gaya puitis yang menjadi ciri khasnya, namun dalam konteks yang sangat ringan dan merakyat.
"Pulang naik ojol, hati terasa kosong. Karena telor gulung yang ditunggu, sudah lebih dulu habis," tulis Anies, Selasa, 9 September 2025.
Sontak, unggahan ini langsung dibanjiri komentar dari warganet.
Banyak yang merasa terhibur dengan sisi humoris Anies yang jarang terlihat, sementara tidak sedikit pula yang mencoba menafsirkan unggahan tersebut sebagai sebuah sindiran halus di tengah dinamika politik terkini.
Baca Juga: Berapa Gaji Sri Mulyani saat Jadi Petinggi Bank Dunia? Kini Kena Reshuffle Prabowo
Momentum Reshuffle dan Tafsir Politik
Yang membuat unggahan ini menjadi sorotan utama bukanlah kontennya semata, melainkan momentumnya.
Video tersebut diunggah ketika Istana Kepresidenan tengah menjadi pusat perhatian terkait adanya reshuffle kabinet di era pemerintahan Prabowo Subianto.
Istilah "nggak kebagian telor gulung" oleh sebagian kalangan diinterpretasikan sebagai metafora politik.
Ungkapan tersebut dianggap mewakili perasaan "tidak diajak" atau "tidak mendapatkan posisi" dalam pembagian "kue" kekuasaan, dalam hal ini adalah kursi menteri di kabinet.
Setidaknya ada netizen yang menyinggung hal itu, namun tetap dengan gaya berguyon.
Berita Terkait
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas