- Persebaya kalah 1-0 dari Persib Bandung karena gol Uilliam Barros.
- Kiper Persebaya, Ernando Ari, mengakui kekalahan dan akan melakukan evaluasi tim.
- Ernando mempertanyakan keputusan wasit yang hanya memberi tambahan waktu 3 menit.
Suara.com - Penjaga gawang Persebaya Surabaya, mengaku kekalahan timnya dari Persib Bandung pada pertandingan pekan kelima kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (12/9/2025), Persebaya harus takluk dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal kemenangan Persib pada pertandingan kandang BRI Super League 2025/2026 ini, dicetak oleh Uilliam Barros memanfaatkan umpan dari Berguinho menit 53.
"Saya ingin mengucapkan selamat pada Persib yang malam ini menang," kata penjaga gawang Timnas Indonesia ini saat sesi konferensi pers setelah pertandingan.
Lebih lanjut Ernando mengatakan, pada pertandingan tersebut ada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh timnya dan menjadi bahan evaluasi untuk laga selanjutnya.
Lantaran setelah pertandingan menghadapi Persib, Persebaya akan kembali melakoni pertandingan kandang di kompetisi BRI Super League 2025/2026 menghadapi Semen Padang.
"Pertama tama mungkin dari pandangan saya ada yang harus diperbaiki dari pertandingan ini dan juga kita Persebaya harusnya main lebih bagus lagi, akan evaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi hari ini, selamat untuk Persib," ucapnya.
Pada pertandingan pekan kelima kompetisi BRI Super League 2025/2026, wasit sempat menghentikan laga di menit 72, karena hujan deras dan lapangan tergenang air.
Menurut Ernando, dihentikannya pertandingan sekitar 30 menit bukan masalah, lantaran kondisi lapangan yang tergenang air. Apalagi, setelah itu laga bisa dilanjutkan kembali dengan normal.
Baca Juga: Kata Bojan Hodak Usai Persib Tumbangkan Persebaya di GBLA
"Berhentinya karena apa dulu, karena hujan, karena hujan kita ya namanya cuaca kan kita tidak bisa prediksi, bola tidak bisa bergulir lagi, kita Persebaya persib sama-sama menunggu," ujarnya.
Hanya saja, penjaga gawang berusia 23 ini mempertanyakan keputusan wasit yang hanya memberi waktu tambahan 3 menit, lantaran menurutnya ada banyak waktu yang terbuang.
Sehingga, dengan tambahan waktu sekitar 3 menit tersebut, Persebaya sulit mengejar ketertinggalannya dan akhirnya harus mengakui keunggulan Persib.
"Kalau waktu terbuang karena banyak, ya ada, sedikit accident atau apa itu, kita sebenarnya tidak terganggu cuma itu terlalu lama membuang waktu, tapi kita cuma dapat tambahan 3 menit jadi kita tidak bisa memanfaatkan sisa waktu," ujarnya
"Menurut saya itu wajar untuk lapangan tapi tidak untuk 3 menit itu (tambahan waktu)," jelasnya.
Sementara itu, hasil yang didapat pada pertandingan tersebut membuat Persebaya menelan kekalahan kedua di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Lantaran, sebelumnya Bajul Ijo takluk dari PSIM Yogyakarta di laga pembuka.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim