- Ian Wright hampir membuat kesalahan perhitungan saat memecahkan rekor gol Arsenal
- Wright berhasil memecahkan rekor dan menyelesaikan hat-trick dalam pertandingan melawan Bolton Wanderers pada 13 September 1997
- Momen ini menjadi bagian legendaris sejarah Arsenal, menunjukkan perpaduan drama, humor, dan prestasi dalam sepak bola
Suara.com - Kalau ngomongin legenda Arsenal, nama Ian Wright pasti langsung muncul di benak fans.
Tapi tahu nggak, ada satu momen super kocak sekaligus epic yang terjadi pada 13 September 1997, saat Wright nyaris bikin geger dunia sepak bola, karena salah hitung golnya sendiri!
Dari Cliff Bastin ke Ian Wright
Sejarah dulu-dulu dikit nih. Tahun 1946, Cliff Bastin pensiun dengan catatan luar biasa, 178 gol untuk Arsenal.
Rekor itu bertahan puluhan tahun sampai akhirnya muncul si jenius lini depan, Ian Wright, alias Wrighty.
Fast forward ke 1997, Wright sudah mengoleksi 177 gol untuk Gunners.
Artinya, dia cuma butuh satu gol lagi untuk menyamai Bastin atau dua gol untuk benar-benar memecahkan rekor.
Salah Hitung dan T-Shirt Legendaris
Nah, di menit ke-20 pertandingan Premier League lawan Bolton Wanderers pada 13 September, 28 tahun lalu, Wright mencetak gol.
Dan dia langsung buka jersey Arsenal, memperlihatkan T-shirt dengan tulisan “179 Just Done It”.
Tapi tunggu dulu, hitungannya salah! 177 + 1 = 178, bukan 179.
Baca Juga: Roy Keane Prediksi Hasil Derby Manchester ke-197: Kedua Tim Sama-sama Limbung
Jadi Wright baru menyamai rekor, belum memecahkannya. Fans Arsenal pasti ngakak campur gemes melihat momen ini.
Rekor Benar-benar Pecah
Tapi jangan salah, Wright nggak lama-lama bikin bingung.
Lima menit kemudian, dia bikin gol lagi! Kali ini, benar-benar memecahkan rekor Bastin.
Selebrasinya? T-shirt yang sama tetap ditunjukkan ke kamera.
Nggak berhenti di situ, Wright akhirnya mencetak hat-trick di laga itu, membawa total golnya menjadi 180 gol di semua kompetisi.
Dan sepanjang kariernya di Arsenal, dia menutup rekor dengan 185 gol—128 di Liga Inggris, 12 di FA Cup, 29 di League Cup, dan 15 di Eropa.
Berita Terkait
-
Roy Keane Prediksi Hasil Derby Manchester ke-197: Kedua Tim Sama-sama Limbung
-
Kata Gianluigi Donnarumma Jelang Derby Lawan Manchester United
-
6-1 di Old Trafford: Rooney Ungkap Detik-detik Pahit Derby Manchester 14 Tahun Lalu
-
Eks Wasit yang Pernah Hina Jurgen Klopp Terjerat Kasus Video Asusila Anak
-
Derby Manchester Dalam 3 Menit: Sejarah, Drama, dan Persaingan Abadi di Premier League
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Drama 8 Gol di Indonesia Arena, Timnas Futsal Indonesia Segel Tiket Perempat Final
-
Kabar Baik dari Mauro Zijlstra, Cetak Gol dan Asis di Volendam
-
Tak Punya Pembelaan, Jan Oblak Persilahkan Fans Kritik Atletico Madrid usai Kalah dari Bodo/Glimt
-
Satu Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Susul Maarten Paes ke Ajax Amsterdam
-
Liam Rosenior Bongkar Jurus Chelsea Benamkan Napoli di Stadion Diego Maradona
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
-
Sundulan Maut Robek Gawang Real Madrid, Anatoliy Trubin: Tiba-tiba Saya Disuruh Maju
-
3 Pemain Timnas Indonesia Cedera Jelang Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Dominasi Inggris di Liga Champions: 5 Tim Premier League Lolos, Juara Bertahan Lalui Playoff
-
Tak Ada Perlakuan Istimewa, Bojan Hodak Peringatkan Layvin Kurzawa