- Sepak bola kadang menampilkan pertarungan fisik akibat emosi dan rivalitas.
- Tiga insiden terkenal menunjukkan pemain bisa kehilangan kendali di lapangan.
- Emosi dan tekanan membuat pertandingan sepak bola kadang mirip pertarungan bebas.
Suara.com - Sepak bola dikenal sebagai olahraga penuh strategi, skill, dan gol spektakuler.
Namun, di balik keindahannya, kadang terjadi insiden yang membuat pertandingan berubah panas.
Beberapa laga bahkan diwarnai pertarungan antar pemain yang lebih mirip duel di arena UFC ketimbang pertandingan sepak bola.
Berikut tiga momen pertarungan paling menyeramkan yang pernah terjadi di lapangan hijau.
1. Duel Panas Rival Abadi: Persija vs Persib
Laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung selalu sarat gengsi.
Rivalitas panjang antar kedua tim seringkali membuat tensi pertandingan meninggi.
Salah satu momen paling menyeramkan terjadi ketika beberapa pemain terlibat adu fisik keras di tengah lapangan.
Benturan antar pemain yang seharusnya sekadar perebutan bola berubah jadi baku dorong, bahkan nyaris baku pukul.
Baca Juga: Alasan Thom Haye Jadi Cadangan di Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Wasit dan ofisial harus turun tangan cepat untuk melerai.
Atmosfer laga ini seolah mengingatkan penonton pada pertarungan UFC, penuh kontak fisik, teriakan suporter, dan tensi yang tak pernah padam.
2. Piala Dunia 2006: Zinedine Zidane vs Marco Materazzi
Tak hanya di level klub Indonesia, laga internasional juga pernah menghadirkan momen pertarungan mengejutkan.
Final Piala Dunia 2006 antara Italia melawan Prancis menghadirkan insiden legendaris ketika Zinedine Zidane menanduk dada Marco Materazzi.
Aksi Zidane itu membuatnya diganjar kartu merah di laga terakhir karier internasionalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey