- Arab Saudi melakukan persiapan matang jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Hasilnya cukup positif karena meraih satu kemenangan dan imbang lawan negara Eropa
- Namun, pelatih Arab Saudi Herve Renard malah dihujat legenda The Green Falcons
Suara.com - Jelang duel krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, badai internal menerpa kubu calon lawan Timnas Indonesia, Arab Saudi.
Pelatih kepala mereka, Herve Renard kini menjadi sasaran kritik tajam dari legenda The Green Falcons, meskipun baru saja mencatatkan hasil positif di FIFA Matchday.
Sebagai persiapan menghadapi Timnas Indonesia pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober mendatang, Arab Saudi melakoni dua laga uji coba.
Arab Saudi sukses menaklukkan Makedonia Utara 2-1 dan menahan imbang tuan rumah Republik Ceko 1-1.
Namun, hasil tersebut rupanya tidak cukup untuk meyakinkan semua pihak.
Kritik pedas ini datang dari salah satu figur paling dihormati di sepak bola Arab Saudi, sang legenda Fahad Al-Bishi.
Ia secara blak-blakan menuding Renard tidak memiliki visi yang jelas dan terlalu sering mengacak-acak komposisi tim.
Al-Bishi bahkan mendesak Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) untuk segera mengambil tindakan sebelum terlambat.
"Saya berharap Timnas Arab Saudi akan mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia 2026, tanpa menunggu putaran kelima," ucapnya dikutip dari Al Araby.
Baca Juga: Panas di Lapangan! Gennaro Gattuso Ternyata Pro Israel, Benarkah?
"Namun, saat ini saya tidak terlalu optimistis karena Renard tidak memiliki ide yang jelas setelah mengandalkan 56 pemain sepanjang kualifikasi," imbuhnya.
Menurut legenda Arab Saudi tersebut, Herve Renar seharusnya konsisten mengandalkan pemain bintangnya untuk menemukan komposisi terbaik,
"Ini terlepas dari pengetahuannya tentang seluk-beluk sepak bola di negara kita, serta mengenal semua bintang," beber Al-Bishi.
"Jadi, mengapa dia mengarang dan terus-menerus mengubah susunan pemain? Dia harus mengandalkan bintang-bintang tertentu," sambungnya lagi.
Kritik Al-Bishi semakin tajam saat ia mempertanyakan keputusan aneh Renard yang tidak memanggil bintang AS Roma, Saud Abdulhamid, dalam jeda internasional terakhir.
Baginya ini adalah bukti nyata dari kurangnya strategi yang jelas dari sang pelatih.
Berita Terkait
-
Calvin Verdonk di Konferensi Pers Lille: Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Menghilang di Sesi Latihan AS Trencin, Debut Pekan Ini Terancam Batal
-
Debut di Depan Mata, Pelatih Lille Beri Sinyal Kuat Mainkan Calvin Verdonk
-
Tak Banyak Omong! Ivar Jenner Cetak Gol Dahsyat di Eropa
-
Media Belanda Sorot Persiapan Timnas Indonesia Kurang Maksimal Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga