- Juventus menang dramatis 4-3 atas Inter Milan dalam laga penuh gol.
- Igor Tudor menyebut kemenangan ini sebagai ujian penting melawan tim besar.
- Vasilije Adzic jadi pahlawan kemenangan sekaligus tekankan pentingnya kerja keras ke depan.
Suara.com - Juventus berhasil meraih kemenangan dramatis atas Inter Milan dengan skor 4-3 pada pekan ketiga Liga Italia 2025/26.
Laga penuh tensi di Stadion Juventus, Turin, Sabtu (waktu setempat), menghadirkan tujuh gol yang membuat penonton tak beranjak dari kursinya.
Pelatih Igor Tudor menyebut hasil ini sebagai kemenangan besar bagi timnya.
Menurutnya, duel kontra Inter bukan hanya soal tiga poin, tapi juga ujian mental melawan tim papan atas.
"Ini kemenangan yang luar biasa karena kami bermain melawan tim yang penting dan berlevel tinggi. Kami tentu bisa mengatasi beberapa fase dengan lebih baik selama pertandingan, tapi kami senang," ujar Tudor dikutip dari laman resmi klub.
Juventus sempat unggul lewat gol Llyod Kelly, sebelum Inter membalikkan keadaan melalui dua gol Hakan Calhanoglu serta sumbangan Marcus Thuram.
Namun, Bianconeri tak tinggal diam. Kenan Yildiz dan Khephren Thuram mengembalikan momentum, lalu Vasilije Adzic mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir.
Dengan hasil ini, Juventus kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 9 poin dari tiga laga.
Sebaliknya, Inter harus puas turun ke peringkat ke-11 dengan baru mengumpulkan tiga poin.
Baca Juga: Igor Tudor Yakin Juventus Rebut Scudetto, Duel Lawan Inter Jadi Harga Mati
Vasilije Adzic, yang menjadi penentu kemenangan, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.
Baginya, mencetak gol penting dalam laga sebesar ini adalah mimpi yang terwujud.
"Saya sudah bekerja keras untuk momen seperti ini, saya sudah menantikannya sejak sebelum saya tiba. Saya sangat senang, saya ingin berterima kasih kepada rekan satu tim dan seluruh staf atas kepercayaan mereka kepada saya. Manajer juga percaya kepada saya, saya masuk di pertandingan penting ini dan mencetak gol," ungkap Adzic.
Meski begitu, Adzic menegaskan perjalanan Juventus masih panjang. Tim harus konsisten bekerja keras agar bisa terus bersaing di papan atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan