- Persija incar kemenangan penting atas Bali United di JIS demi jaga tren positif.
- Mauricio Souza punya misi pribadi, membalas dua kekalahan saat masih melatih Madura United.
- Persija datang dengan modal produktif: 11 gol dan hanya kebobolan dua dari empat laga awal musim.
Suara.com - Persija Jakarta menatap laga pekan kelima Super League 2025/2026 dengan penuh determinasi. Macan Kemayoran akan menjamu Bali United di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/2025) pukul 19.00 WIB.
Pelatih Mauricio Souza menekankan pentingnya meraih tiga poin di kandang sendiri untuk menjaga tren positif tim.
Bagi Souza, duel kali ini lebih dari sekadar laga rutin. Ketika masih membesut Madura United, ia selalu gagal mengatasi Serdadu Tridatu. Karena itu, pertandingan ini punya arti emosional baginya.
"Dua kali saya kalah dari Bali United. Tapi saya harap kami bisa menebusnya besok. Saya berharap mendapat lebih banyak hadiah," ujar Souza dalam konferensi pers pralaga.
Ambisi besar Persija ditopang performa impresif di awal musim. Dalam empat pertandingan, mereka sukses mengoleksi tiga kemenangan atas Persita, Persis, dan Dewa United, serta satu hasil imbang kontra Malut United.
Dari segi produktivitas, Macan Kemayoran sudah mengemas 11 gol dan hanya kebobolan dua kali—rekor yang lebih baik dibandingkan Bali United.
Souza memastikan timnya dalam kondisi siap tempur. "Persiapan kami sesuai rencana yang sudah disusun. Kami punya persiapan yang baik selama satu pekan," jelasnya.
Selain modal performa, Souza juga menegaskan pentingnya analisis lawan. Ia bersama staf pelatih telah meneliti pola permainan Bali United demi menemukan celah.
"Kami juga sudah menganalisis permainan Bali United. Saya yakin kami siap menghadapi laga besok," tambah Souza.
Baca Juga: Kata Bojan Hodak Usai Persib Tumbangkan Persebaya di GBLA
"Yang kami lakukan adalah mempelajari bagaimana tim mereka bermain. Dari situ, kami menerapkan apa yang menurut kami bisa memberi hasil," katanya lagi.
Dengan semua persiapan tersebut, Souza percaya diri bisa menebus catatan buruknya melawan Bali United di masa lalu.
Kini, di bawah bendera Persija, ia ingin membalikkan keadaan sekaligus mempersembahkan kemenangan bagi Jakmania.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA