Ia pernah menangani delapan klub besar di negaranya.
Kariernya juga meliputi Anderlecht, Lech Poznan, hingga Al Taawoun.
Ia juga tercatat pernah memperkuat timnas Belanda dengan dua caps.
Kehadirannya memberi harapan besar bagi FC Twente di Eredivisie.
Antusiasme Van den Brom
"Saya sangat menantikan pekerjaan ini. Hal ini memberi saya kesempatan untuk bekerja dengan klub fantastis di jajaran atas Eredivisie," kata Van den Brom.
"Di situlah FC Twente seharusnya berada. Saya bangga berada di sini, saya benar-benar menantikannya."
Ia bertekad segera mengenal para pemain dan staf.
Target utama adalah menyiapkan tim sebelum melawan Sparta Rotterdam.
Baca Juga: Harga Pasar Kevin Diks di Bundesliga: Lebih Mahal dari Neuer hingga Gotze!
Van den Brom ingin segera mengembalikan konsistensi Twente di Liga Belanda.
Sorotan ke Mees Hilgers
Setelah kedatangan pelatih baru, perhatian mengarah ke Mees Hilgers.
Bek keturunan Indonesia itu tersisih setelah gagal pindah klub.
Kontraknya di Twente masih berlaku hingga tahun depan.
Tenaga Hilgers tetap dibutuhkan untuk memperkuat lini belakang.
Nasibnya kini tergantung pendekatan Van den Brom.
Hubungan dengan Pemain Keturunan Indonesia
Van den Brom pernah melatih Thom Haye di AZ Alkmaar.
Haye diberi kesempatan tampil di lebih dari 60 pertandingan.
Hal ini menunjukkan kepercayaan Van den Brom terhadap pemain keturunan Indonesia.
Kedekatannya bisa memberi sinyal positif bagi Mees Hilgers.
Namun, keputusan akhir tetap akan bergantung kebutuhan tim.
Situasi Liga dan Tantangan Awal
Twente akan berjumpa Sparta Rotterdam pekan ini.
Laga tersebut akan jadi ujian pertama Van den Brom.
Ia dituntut memberi hasil instan setelah periode sulit.
Fans berharap kehadiran pelatih baru membawa energi segar.
Hilgers bisa jadi senjata tambahan jika diberi kesempatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur