- PSG melepas Gianluigi Donnarumma ke Manchester City dengan nilai transfer 26 juta pound sterling karena permintaan gajinya dinilai tidak sesuai kebijakan baru klub.
- Luis Campos menegaskan PSG kini menerapkan sistem gaji berbasis performa, tanpa ada pengecualian bagi pemain bintang.
- Sebagai pengganti Donnarumma, PSG mendatangkan kiper Lucas Chevalier dari Lille demi menjaga stabilitas tim.
Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) resmi melepas kiper Italia, Gianluigi Donnarumma, ke Manchester City dengan mahar transfer senilai 26 juta pound sterling pada bursa musim panas 2025.
Direktur olahraga PSG, Luis Campos, mengungkapkan alasan di balik keputusan itu. Menurutnya, Donnarumma menuntut kenaikan gaji yang tidak sejalan dengan kebijakan finansial baru klub.
“Klub itu lebih penting dari siapapun. Ini yang sudah berubah di PSG,” ujarnya kepada RMC Sport, Selasa (16/9/2025).
Campos menambahkan bahwa manajemen saat ini menekankan kesesuaian gaji dengan performa di lapangan.
“Ketika dia meminta gaji di level PSG sebelumnya, bukan PSG yang sekarang, kami harus membuat keputusan. Kebijakan kami sangat berkaitan erat dengan kepantasan; Anda mendapatkan yang lebih ketika Anda pantas mendapatkannya, dan ketika Anda bermain,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, PSG langsung mendatangkan Lucas Chevalier dari Lille untuk mengisi posisi penjaga gawang utama. Campos menegaskan klub kini berorientasi pada stabilitas finansial serta kinerja tim.
“Kami meluangkan waktu untuk membahas masalah Gigio. Kami berkewajiban menemukan solusi bila tidak dapat mencapai kesepakatan dengannya,” tegas Campos.
Dengan kebijakan baru tersebut, PSG memastikan tidak ada pemain yang bisa menuntut perlakuan khusus. Prinsip yang diterapkan adalah menjaga keseimbangan di ruang ganti agar performa dan target kemenangan tetap terjaga.
Baca Juga: Yuk Bisa Yuk, Manchester United Masih Bisa Main Bagus di Bawah Ruben Amorim, Asal...
Berita Terkait
-
Yuk Bisa Yuk, Manchester United Masih Bisa Main Bagus di Bawah Ruben Amorim, Asal...
-
Nantang Nih! Manchester United Berani Nggak Pecat Ruben Amorim
-
PSG Kokoh di Puncak Klasemen Liga Prancis, Klub Calvin Verdonk Tempel Ketat di Posisi 2
-
Manchester United Tenggelam di Derby, City Menang 3-0, Amorim Makin Disorot karena Taktik Lemah
-
Guardiola Pasang Harapan Besar ke Foden: Kunci Sukses Manchester City Musim Ini
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia