- Emil Audero kini jadi kiper utama timnas Indonesia berkat performa konsisten.
- Cedera hamstring membuat Maarten Paes kehilangan posisi dan menit bermain.
- Hierarki kiper timnas berubah: Emil di puncak, Paes tersisih, Ernando dan Nadeo menunggu giliran.
Suara.com - Nasib dua kiper timnas Indonesia, Emil Audero dan Maarten Paes, belakangan ini benar-benar bertolak belakang.
Dalam sepekan terakhir, Emil tampil gemilang di Serie A, sementara Paes justru harus menepi akibat cedera yang menghambat kariernya
Keputusan PSSI menaturalisasi Emil tampaknya menjadi langkah tepat.
Awalnya, posisi kiper utama sempat dikuasai Maarten Paes sejak debutnya pada 2024.
Namun, ketika Indonesia berhadapan dengan tim-tim kuat Asia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, perbedaan kualitas di bawah mistar begitu terasa.
Emil hadir memberi kedalaman sekaligus persaingan nyata. Pada Maret 2025, Paes masih dipercaya jadi starter melawan Bahrain dan Australia.
Tetapi di bulan Juni, saat Paes absen karena akumulasi kartu, Emil tampil brilian kontra China dengan mencatat clean sheet dan mengantar kemenangan 1-0.
Bahkan ketika Paes kembali, pelatih Patrick Kluivert tetap menjadikan Emil sebagai pilihan utama.
Sejak jeda internasional September, status kiper nomor satu resmi beralih ke tangan Emil yang konsisten menjaga gawang saat menghadapi Taiwan dan Lebanon.
Baca Juga: Soal Kiper Nomor 1 Timnas Indonesia, Pengamat: Maarten Paes Bagus, Tapi Emil Audero Lebih Bagus
Kondisi makin kontras ketika melihat perjalanan keduanya di level klub.
Paes, yang membela FC Dallas, terpaksa menepi karena cedera hamstring sejak awal Agustus. Ia sudah melewatkan lima laga beruntun di MLS.
Di sisi lain, Emil justru menikmati kebangkitan bersama Cremonese yang baru promosi ke Serie A.
Ia tampil heroik saat membantu tim menumbangkan Sassuolo dan AC Milan, serta menahan imbang Verona tanpa kebobolan.
Pada laga kontra Verona (15 September 2025), Emil bahkan membuat sembilan penyelamatan krusial.
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, tak ragu melontarkan sanjungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang