- Sepak bola putri Bandung menunjukkan perkembangan signifikan lewat MLSC.
- SD Pelita (KU 10) dan SDN 026 Bojongloa (KU 12) keluar sebagai juara.
- Turnamen ini jadi wadah lahirnya talenta masa depan sepak bola putri Indonesia.
Suara.com - Final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bandung Seri 1 2025–2026 menghadirkan duel seru di Lapangan Chandradimuka Pusdikif, Minggu (21/9). Suara sorak penonton jadi bukti nyata bahwa gairah sepak bola putri di Kota Kembang terus menguat.
Di kategori usia 10 tahun, SD Pelita berhasil merebut gelar perdana usai menumbangkan juara bertahan SDN 075 Jatayu. Bintang kemenangan adalah Naquita Syahmina Guntara yang tampil gemilang dengan torehan empat gol. Ia bahkan mencatat hattrick hanya dalam rentang dua menit, membuat SD Pelita unggul cepat 3-0 di babak pertama.
Meski Jatayu mencoba bangkit melalui gol Nayswa Naura Maulida, skor akhir 4-1 tetap mengunci trofi untuk SD Pelita. Penampilan Naquita yang merupakan putri dari legenda Persib Bandung, Yudi Guntara, sekaligus mengukuhkannya sebagai top scorer KU 10 dengan 52 gol.
Pelatih SD Pelita, Kaka Hielmy, menegaskan kemenangan itu adalah buah kerja keras tim.
“Mereka ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari... di partai final ini, kami tekankan ke pemain tentang taktikal dan finishing,” ujarnya.
Naquita sendiri mengakui partai final melawan Jatayu adalah yang terberat. “Tapi karena sudah latihan terus dan dipesankan ayah harus berani cetak gol, akhirnya kami memenangi pertandingan ini,” ucapnya.
Partai pamungkas KU 12 tak kalah sengit. SDN 004 Cisaranten Kulon sempat unggul lewat gol Nayla Azzahra Kustiawan. Namun, SDN 026 Bojongloa sukses membalikkan keadaan lewat brace Azahra Artikasari. Gol ketiga dari Alisa Aila Rawung di penghujung laga memastikan kemenangan 3-1 sekaligus gelar juara perdana bagi Bojongloa.
Turnamen ini bukan sekadar perebutan trofi, tapi juga bukti bangkitnya sepak bola putri di Jawa Barat. Tercatat 1.904 siswi dari 78 SD dan MI di Bandung ikut serta dalam ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife.
Pelatih Kepala MLSC Bandung, Fauzi Bramantio, menilai kompetisi rutin dua kali setahun ini menjadi pondasi pembibitan yang nyata. Ia mengingatkan bahwa sepak bola putri Jabar sudah membuktikan prestasi lewat emas PON 2024 hingga juara Piala Pertiwi All Stars U-14 & U-16 2025.
Baca Juga: Kualitas Sepak Bola Putri Surabaya Meningkat di MLSC 2025, Bintang Muda Bersinar
“Atmosfer sepak bola putri di Jawa Barat, khususnya Bandung ini sangat kuat... di pembibitan pun semakin meningkat dengan hadirnya bakat-bakat baru di MilkLife Soccer Challenge kali ini,” tutur Fauzi.
Hal senada disampaikan Program Director MLSC, Teddy Tjahjono. Menurutnya, Bandung punya tradisi sepak bola yang kuat sehingga selalu dipilih sebagai tuan rumah.
“Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di Bandung selalu menarik... harapannya, kecintaan terhadap sepak bola putri bisa lahir dari usia yang lebih dini,” ucap Teddy.
Para Juara MLSC Bandung Seri 1 2025–2026
Kategori KU 10
Juara: SD Pelita
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana