- Persija kalah 0-2 dari PSM Makassar pada pekan keenam Super League 2025/2026.
- Mauricio Souza menegaskan kekalahan ini bukan akhir, dan tim masih bisa bersaing untuk juara.
- Persija kini bersiap menghadapi Borneo FC, pemuncak klasemen, pada 28 September mendatang.
Suara.com - Persija Jakarta harus menelan pil pahit setelah dipermalukan tim juru kunci Super League 2025/2026, PSM Makassar. Dalam laga pekan keenam di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (21/9/2025) malam, Macan Kemayoran tumbang 0-2.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui kekalahan ini mengecewakan. Namun, pria asal Brasil itu menegaskan timnya masih berada di jalur perburuan gelar.
“Kami masih di awal kompetisi. Saya tidak berpikir kami bisa menjadi juara tanpa pernah kalah dari siapa pun," ujar Souza usai laga.
Persija datang ke Parepare dengan misi meraih poin, bukan sekadar bertandang. Sayangnya, Souza menilai permainan timnya jauh dari identitas asli. Alih-alih mengandalkan umpan pendek, Persija lebih banyak mengirim bola-bola panjang yang tidak efektif.
"Tentu saja, kami tidak ingin kalah, tetapi kompetisi ini memang tidak mudah dan saya selalu mewaspadai hal itu,” tambahnya.
Eks pelatih Madura United itu menyebut sudah mengantongi catatan penting terkait faktor penyebab kegagalan anak asuhnya. Ia berjanji bakal segera memperbaiki agar Persija tak kembali kehilangan angka berharga.
Meski kalah, Souza menolak anggapan bahwa mental pemainnya runtuh. Baginya, justru dari kegagalan inilah Macan Kemayoran bisa menjadi lebih tangguh.
"Kami tidak goyah. Kami punya satu tim dengan rasa tanggung jawab yang besar," tegasnya.
"Kekalahan pada pekan keenam tidak akan membuat kami drop," pungkas Souza.
Baca Juga: Jordi Amat Minta Persija Jakarta Lakukan Otokritik Usai Kalah dari PSM Makassar di Super League
Hasil ini membuat Persija tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan 11 poin. Sementara itu, PSM yang sebelumnya terpuruk di dasar klasemen berhasil keluar dari zona degradasi berkat tiga angka krusial ini.
Ujian berat lain sudah menunggu Persija. Pada pekan ketujuh, mereka akan meladeni pemuncak klasemen Borneo FC pada 28 September mendatang. Partai ini diprediksi bakal menjadi penentu arah perjuangan Persija di awal musim.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Lionel Messi Tak Sanggup! Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis
-
Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak