- Sassuolo tersingkir dini.
- Como menang tiga gol.
- Fabregas sukses bawa Como.
Skor 3-0 membuat Sassuolo tersingkir lebih cepat dari turnamen bergengsi Coppa Italia 2025.
Hingga turun minum, Sassuolo tidak mampu membalas meski berusaha keluar dari tekanan.
Babak Kedua Tak Berubah
Memasuki babak kedua, Sassuolo mencoba bangkit dengan permainan lebih agresif.
Namun pertahanan kokoh Como membuat Sassuolo vs Como tetap berjalan satu arah.
Peluang Sassuolo tersingkir semakin jelas karena serangan mereka selalu kandas.
Hingga laga berakhir, skor tetap 3-0 untuk kemenangan Como 1907.
Kekalahan ini membuat Sassuolo tersingkir dan menutup peluang mereka di Coppa Italia 2025.
Absennya Pemain Penting Sassuolo
Baca Juga: Daftar Lengkap Tim 16 Besar Coppa Italia: Ujian Berat Menanti Juventus, AC Milan, dan Napoli
Pelatih Fabio Grosso tidak menurunkan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Selain Idzes, Domenico Berardi dan Nemanja Matic juga tidak tampil di laga Sassuolo vs Como.
Absennya pemain berpengalaman membuat Sassuolo kehilangan kekuatan di lini belakang dan tengah.
Kondisi ini menjadi salah satu alasan Sassuolo tersingkir lebih awal.
Sementara Como 1907 menang dengan memanfaatkan kelemahan lawan secara maksimal.
Dominasi Fabregas Bersama Como
Cesc Fabregas sukses membawa Como tampil solid di semua lini permainan.
Eks gelandang Spanyol itu kini membuktikan kepiawaian sebagai pelatih Como.
Kemenangan telak ini membuat Como 1907 menang dengan penuh percaya diri.
Sassuolo tersingkir tidak terlepas dari strategi matang Fabregas yang mematikan kreativitas lawan.
Coppa Italia 2025 kini akan lebih menarik dengan kehadiran Como di 16 besar.
Susunan Pemain Pertandingan
Como 1907 menurunkan Jean Butez di bawah mistar gawang sejak awal laga.
Barisan pertahanan diisi Stefan Posch, Marc Kempf, Edoardo Goldaniga, dan Alberto Moreno.
Lini tengah Como ditempati Martin Baturina serta Maxence Caqueret dengan solid.
Trio Jayden Addai, Lucas Da Cunha, dan Jesus Rodriguez mendukung Anastasios Douvikas di depan.
Sementara Sassuolo menurunkan Stefano Turati, Edoardo Pieragnolo, Dali Cande, Filippo Romagna, dan Woyo Coulibaly.
Sassuolo Angkat Koper Lebih Cepat
Di lini tengah, Sassuolo mengandalkan Daniel Boloca, Luca Lipani, dan Edoardo Iannoni.
Sektor depan Sassuolo ditempati Alieu Fadera, Walid Cheddira, dan Cristian Volpato.
Namun susunan pemain ini tidak mampu menghindarkan Sassuolo tersingkir lebih awal.
Sassuolo vs Como kali ini menjadi pembelajaran penting bagi Fabio Grosso.
Coppa Italia 2025 terus menyajikan kejutan dengan hasil yang sulit diprediksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey