-
Kluivert panggil Paes dan Romeny meski cedera.
-
Skuad tua Timnas Indonesia hadapi laga penentu.
-
Kualifikasi Piala Dunia jadi prioritas utama pelatih.
Suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah merilis daftar pemain yang akan berjuang dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang sangat menentukan pada bulan Oktober.
Strategi yang diambil oleh Patrick Kluivert untuk menghadapi tantangan ini terbilang berani dan penuh risiko, termasuk memanggil dua nama penting yang dilaporkan masih berjuang melawan cedera di klubnya.
Dua pertandingan tandang yang akan dilakoni Skuad Garuda melawan Arab Saudi dan Irak dipandang sebagai penentu vital nasib Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
Menyadari besarnya tekanan serta pentingnya hasil maksimal dalam dua laga tersebut, sang pelatih memutuskan untuk mengandalkan pengalaman di atas potensi pemain muda.
Keputusan krusial ini terlihat jelas dari terpanggilnya nama penyerang Ole Romeny dan kiper andalan Maarten Paes.
Prioritas Pengalaman dan Kebijakan Kontroversial
Kebijakan yang diterapkan Patrick Kluivert untuk babak penentuan Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini secara signifikan mengurangi komposisi pemain di bawah usia 23 tahun.
Empat pilar muda yang sering menjadi langganan, seperti Marselino Ferdinan, Ivar Jenner, Rafael Struick, dan Adrian Wibowo, harus rela dicoret dari daftar skuad.
Sebaliknya, Timnas Indonesia diperkuat dengan kehadiran enam pemain berkepala tiga, menunjukkan fokus pada kedewasaan bermain dan kepemimpinan di lapangan.
Baca Juga: Fans Terancam tanpa Atribut Merah Putih saat Dukung Langsung Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Pemain veteran yang dipanggil antara lain adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Thom Haye, Marc Klok, Stefano Lilipaly, dan Joey Pelupessy, yang diharapkan mampu menopang tim di saat-saat genting.
Pencerminan strategi berani ini semakin kentara dengan dipanggilnya Ole Romeny dan Maarten Paes, meskipun keduanya belum sepenuhnya fit dan absen membela klub.
Ini merupakan pertanda bahwa Patrick Kluivert menempatkan pemain andalan di atas kondisi kebugaran 100% mereka saat ini, terutama untuk menghadapi putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kondisi Terkini Ole Romeny dan Maarten Paes
Ole Romeny, penyerang yang kini berkarier di Oxford United, diketahui menderita cedera engkel sejak membela timnya di Piala Presiden 2025.
Pasca-cedera, Ole Romeny belum juga masuk dalam skuad pertandingan klubnya, namun ia menunjukkan keseriusan pemulihan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey