- FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia
- Patrick Reichelt menilai kasus ini tidak mengejutkan, sebab menurutnya ketujuh pemain tersebut memang bukan berasal dari Malaysia
- PSSI melalui Arya Sinulingga menyindir kasus ini dengan menegaskan bahwa proses naturalisasi di Indonesia jauh lebih ketat dan memakan waktu panjang
Suara.com - Penyerang Timnas Filipina, Patrick Reichelt menanggapi kabar Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) yang dihukum FIFA karena dianggap menaturalisasi pemain ilegal. Patrick Reichelt tidak kaget semuanya kini terbongkar.
FAM dinilai telah melanggar Pasal 22 Konde Disiplin FIFA yang berkaitan dengan pemalsuan dan manipulasi dokumen tujuh pemain naturalisasi.
Ketujuh pemain itu adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Akibat hukuman dari FIFA itu, FAM didenda 350.000 franc Swiss atau setara dengan Rp7,3 miliar. Sementara, tujuh pemain itu dilarang bermain selama setahun plus harus membayar 2.000 franc Swiss (Rp41 juta).
Pemain Jerman-Filipina itu mengaku kaget setelah tahu FIFA jatuhi Malaysia sanksi karena naturalisasi pemain ilegal. Tapi, ia tak terkejut lantaran ketujuh orang itu bukan asal Malaysia.
Ketujuh pemain tersebut juga dijatuhi larangan berpartisipasi dalam seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola selama 12 bulan, berlaku sejak tanggal pemberitahuan keputusan.
"Mengejutkan mereka terbongkar, tapi tidak mengejutkan bahwa mereka bukan orang Malaysia," kata eks anak asuh Bojan Hodak itu dilansir dari akun X-nya, @PatrickReichelt.
Adapun Patrick Reichelt bukan orang baru di Malaysia. Mereka membela berada di kompetisi Negeri Jiran selama tiga tahun dari 2019/2020 bersama Melaka United kemudian Kuala Lumpur City FC pada 2023/2025.
Sindiran PSSI
Menaturalisasi pemain yang dilakukan Malaysia ini sebagai percepatan prestasi tim nasional. Bisa dikatakan sama dengan apa yang dilakukan Timnas Indonesia menaturalisasi pemain keturunan.
Baca Juga: Skandal Naturalisasi Malaysia, Orang Dekat Erick Thohir Kasih Sindiran Menohok
Menurut Arya Sinulingga, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tidak gampang menaturalisasi pemain. Butuh waktu panjang agar tidak ada kesalahan supaya pemain itu membela Timnas Indonesia.
"Tidak mudah melakukan naturalisasi karena kita sering kerja sat set, akhirnya dikira semua gampang," tulis Arya.
"Ada yang butuh waktu bertahun-tahun hanya untuk satu pemain. Bahkan ada yang tidak bisa melakukannya walau mempunyai kesempatan," jelasnya.
Menurut Arya, menaturalisasi pemain tak semudah membalikkan telapak tangan.
"Sebab, memang bukan seperti membalikkan telapak tangan. Yuk kita kerja lagi untuk Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Skandal Naturalisasi Malaysia, Orang Dekat Erick Thohir Kasih Sindiran Menohok
-
FIFA Jatukan Sanksi Berat kepada Malaysia, Menpora Geram: Saya Sedih dan Marah
-
Imbas Sanksi FIFA, Klub LaLiga Spanyol Langsung Coret Bek Malaysia
-
Terungkap 2 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Prosesnya Sempat Bermasalah
-
Sosok Tunku Ismail: Dalang Naturalisasi Bermasalah Malaysia, Kini Salahkan Erick Thohir?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Jadwal Borneo FC vs Persib Bandung Resmi Berubah, I.League Geser Duel Panas ke Maret 2026 Mendatang
-
Maarten Paes Penuhi Syarat Bela Ajax, Derbi Indonesia Bisa Tercipta
-
Drawing Piala Asia U-17 2026 Tempatkan Indonesia Bersama Kolektor Gelar Terbanyak Benua Kuning
-
Justin Hubner Catatkan Statistik Tekel Tertinggi Ketiga di 7 Liga Top Eropa
-
Justin Hubner Guncang Eropa, Statistik Tekelnya Sukses Pecundangi Bintang Muda Real Madrid
-
Kolaborasi Pelatih Lokal-Eropa di Timnas Indonesia, Strategi John Herdman di FIFA Series 2026
-
Robbie Keane Tanggapi Rumor Jadi Kandidat Pelatih Baru Tottenham
-
Tottenham Hotspur Tertarik Boyong Antonio Rudiger
-
Bayern Munich Intip Peluang Rekrut John Stones dari Man City Secara Gratis
-
Usai Hattrick di Final Piala Asia, Bintang Timnas Futsal Indonesia Ini Dirumorkan Abroad ke Spanyol