-
Facundo Garces dicoret Alaves akibat terlibat skandal pemain ilegal Timnas Malaysia
-
FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain 12 bulan bagi Garces
-
Kehilangan Garces jadi pukulan berat karena ia pilar utama Alaves
Suara.com - Klub LaLiga Spanyol, Deportivo Alaves secara tiba-tiba mencoret bek andalan merek, Facundo Garces, dari daftar skuad hanya beberapa jam sebelum kick-off laga tandang melawan Real Mallorca, Sabtu (27/9/2025).
Keputusan drastis ini ternyata merupakan imbas langsung dari skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi yang menjerat Timnas Malaysia.
Facundo Garces, bek kelahiran Argentina yang mengaku memiliki darah Malaysia dari sang kakek, ternyata termasuk dalam daftar tujuh pemain ilegal yang diturunkan oleh Harimau Malaya.
Atas pelanggaran ini, FIFA menjatuhkan sanksi berat, tidak hanya kepada federasi (FAM), tetapi juga kepada para pemain yang terlibat. Akibatnya, Alaves tidak punya pilihan lain selain mematuhi keputusan tersebut.
Melalui laman resminya, pihak klub merilis pernyataan yang mengonfirmasi situasi ini.
"Deportivo Alaves telah menerima pemberitahuan resmi mengenai sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA terhadap Facundo Garces, sebagai bagian dari keputusan yang diumumkan secara publik oleh badan internasional tersebut," tulis pernyataan klub.
"Akibat keputusan tersebut Facundo Garces tidak akan dimasukkan dalam skuad untuk pertandingan sore ini melawan RCD Mallorca," tambahnya.
Meskipun begitu, pihak klub tetap mencoba membela pemainnya dan berharap kasus ini bisa segera terselesaikan.
"Deportivo Alavés ingin menekankan penghargaannya terhadap asas praduga tak bersalah untuk pemain dan berharap kasus ini dapat diselesaikan secepat mungkin," beber laporan klub.
Baca Juga: Suporter Vietnam Tunggu Sanksi Timnas Malaysia, Berharap Menang WO 3-0
Sanksi yang dijatuhkan FIFA bagi para pemain yang terlibat sangatlah berat yakni larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan penuh, berlaku sejak Jumat (26/9/2025).
Ini berarti, Alaves akan kehilangan tenaga Garces hingga 26 September 2026. Media Spanyol bahkan melaporkan bahwa sang pemain tidak diizinkan menggunakan fasilitas latihan klub selama masa hukuman.
Kehilangan ini jelas menjadi pukulan telak bagi Los Albiazules. Sebab, Facundo Garces adalah pilar tak tergantikan di lini belakang mereka, selalu tampil penuh dalam enam pekan perdana La Liga musim ini dan berperan penting membawa timnya duduk di peringkat ke-10 klasemen.
Kini nasib sang pemain akan bergantung pada hasil banding yang akan diajukan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), yang diberi waktu 10 hari oleh FIFA untuk mengajukan komplain.
Berita Terkait
-
Sosok Tunku Ismail: Dalang Naturalisasi Bermasalah Malaysia, Kini Salahkan Erick Thohir?
-
Kronologis Indonesia Dibawa Malaysia saat Kena Hukuman FIFA
-
Pengamat Malaysia Anggap Hukuman FIFA Lebih Besar dari Skandal Suap 1994
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Bisa Tembus 110 Besar Jika Lakukan Ini pada Oktober
-
Joehari Ayub Mundur, Satu Bulan Kemudian FAM Disanksi FIFA, Sudah Tahu Ada yang Tidak Beres?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali