- Jay Idzes tampil solid saat Sassuolo menang 3-1 atas Udinese di Serie A.
- Statistik pertahanannya impresif, termasuk 10 clearance dan dominasi duel udara.
- Performa ini jadi modal besar Timnas Indonesia jelang lawan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Jay Idzes kembali menunjukkan kualitasnya di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu tampil penuh selama 90 menit saat Sassuolo meraih kemenangan 3-1 atas Udinese di Stadion Mapei, Minggu (28/9/2025).
Dalam laga pekan kelima Serie A musim 2025/2026 tersebut, Idzes bahu membahu dengan Muharemovic, Walukiewicz, dan Josh Doig di lini belakang Neroverdi.
Hasilnya, pertahanan Sassuolo cukup disiplin meski sempat mendapat tekanan dari Udinese.
Menurut data dari Aiscore, catatan Idzes sangat impresif. Ia melakukan 10 clearance penting yang berhasil meredam ancaman lawan.
Di udara, dominasinya juga terasa—empat kali menang duel dari enam percobaan, hanya dua kali kalah.
Distribusi bolanya pun stabil. Idzes mencatat akurasi umpan 74,2 persen, cukup efektif untuk mengalirkan serangan dari lini belakang.
Menariknya, ia juga sempat mencoba peruntungan dengan satu tembakan ke arah gawang.
Dari segi bertahan, Idzes hanya mencatat satu tekel sepanjang laga.
Angka ini justru menunjukkan kedisiplinannya, sebab ia lebih mengandalkan posisi tubuh dan kemampuan membaca arah bola untuk menghentikan serangan.
Baca Juga: Hari-hari Berat Emil Audero Menunggu 20 Kali Matahari Terbit dan Terbenam
Berkat kemenangan ini, Sassuolo naik ke posisi 12 klasemen sementara Serie A dengan enam poin hasil dari dua kemenangan dan tiga kekalahan.
Berikutnya, mereka akan melawat ke markas Hellas Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi pada 4 Oktober 2025.
Usai laga Serie A itu, Idzes akan bergabung dengan Timnas Indonesia.
Ia disiapkan untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Skuad Garuda bakal menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober, lalu menantang Irak tiga hari setelahnya.
Dengan performa solid bersama Sassuolo, publik Indonesia berharap Idzes bisa jadi benteng utama lini belakang Garuda menghadapi dua lawan berat tersebut.
Statistik menterengnya jelas menjadi sinyal bahaya bagi Arab Saudi dan Irak.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi