-
Mees Hilgers tampil penuh 90 menit bawa FC Twente menang 5-1 di laga persahabatan.
-
Bek Timnas Indonesia itu tetap dilarang main resmi tanpa perpanjangan kontrak.
-
Kontrak baru menjadi kunci utama masa depan Mees Hilgers di Liga Belanda.
Suara.com - Mees Hilgers, bek tangguh yang juga menjadi pilar potensial di lini belakang Timnas Indonesia, akhirnya terlihat merumput kembali bersama FC Twente.
Pemain keturunan Manado yang kini berusia 24 tahun itu mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter dalam sebuah pertandingan persahabatan tertutup.
Sebelumnya, Mees Hilgers menghadapi masa-masa sulit di klub kasta tertinggi Liga Belanda tersebut karena dilarang tampil di laga resmi oleh manajemen.
Keputusan klub untuk membekukan sang pemain ini didasari oleh kegagalan negosiasi perpanjangan Kontrak Mees Hilgers yang akan berakhir pada Juni 2026.
Direktur Teknik FC Twente, Jan Streuer, secara tegas memberikan syarat bahwa sang pemain wajib menyepakati perpanjangan kontrak minimal satu tahun lagi jika ingin kembali bermain.
Saat ini, pembicaraan mengenai Kontrak Mees Hilgers masih berjalan alot, membuat statusnya terancam tidak akan dimainkan hingga akhir masa kontraknya.
Situasi dilematis ini juga berpengaruh pada peluangnya membela Timnas Indonesia, karena ia tidak dipanggil untuk dua laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak pada 9 dan 12 Oktober 2025.
Pesta Gol dan Harapan dari Laga Persahabatan
Meski demikian, secara mengejutkan Mees Hilgers kembali ke lapangan hijau saat FC Twente melakoni laga persahabatan melawan SC Telstar pada Selasa, 30 September 2025.
Baca Juga: Cuma Irak yang Belum Umumkan Skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Pertandingan yang digelar secara tertutup di Apeldoorn tersebut menjadi momen gemilang bagi FC Twente, yang berhasil memenangkan laga dengan skor telak 5-1.
Dalam kesempatan tersebut, tim lapis kedua FC Twente diberi kesempatan tampil, dan Mees Hilgers bermain penuh selama 90 menit.
Pemain yang diincar Timnas Indonesia itu berduet di jantung pertahanan bersama bek muda FC Twente berusia 17 tahun, Ruud Nijstad.
Kemenangan besar 5-1 FC Twente ini dicetak oleh Arno Verschueren, Sondre Orjasæter, Lucas Vennegoor, Mats Rots, dan satu gol bunuh diri Telstar.
"Mees Hilgers, yang tidak diizinkan bermain untuk pertandingan resmi FC Twente hingga kontraknya diperpanjang, bermain selama sembilan puluh menit," demikian keterangan resmi dari klub.
Meskipun Mees Hilgers menunjukkan performa prima di laga tersebut, situasinya di tim utama FC Twente belum berubah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara