-
- Juventus gagal meraih kemenangan setelah kebobolan gol Renato Veiga di menit ke-90, sehingga laga kontra Villarreal berakhir imbang.
- Igor Tudor kecewa berat, meski memuji pressing dan comeback timnya di babak kedua, serta kontribusi besar Francisco Conceicao.
- Hasil ini membuat Juventus mengoleksi dua poin dari dua laga Liga Champions dan kini bersiap menghadapi AC Milan di Serie A.
Suara.com - Pelatih Juventus, Igor Tudor, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya usai tim asuhannya hanya mampu bermain imbang melawan Villarreal pada laga fase liga Liga Champions di Stadion de la Ceramica, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB.
“Kami kecewa dan marah soal gol di akhir pertandingan karena tidak seharusnya kebobolan dari situasi sepak pojok di detik-detik terakhir,” ujar Tudor dikutip dari laman resmi klub.
Dalam pertandingan tersebut, Juventus lebih dulu tertinggal melalui gol Georges Mikautadze untuk Villarreal. Namun, Si Nyonya Tua berhasil membalikkan keadaan lewat gol Federico Gatti dan Francisco Conceicao.
Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata buyar ketika Renato Veiga menanduk bola hasil umpan sepak pojok Ilias Akhomach di menit ke-90.
Tudor mengakui hasil itu sangat mengecewakan, meski tetap memuji usaha timnya yang tampil menekan di babak kedua. “Kami menampilkan pressing luar biasa setelah jeda dan sukses melakukan comeback. Villarreal memang lebih dominan di babak pertama. Mereka tim yang sulit ditaklukkan,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Ia juga menyoroti dampak besar yang diberikan Conceicao ketika masuk sebagai pemain pengganti. “Conceicao memberi perbedaan. Kami harus menerima satu poin ini dan melangkah ke depan. Namun, kebobolan di menit terakhir selalu menimbulkan rasa penyesalan,” tegasnya.
Hasil imbang ini menempatkan Juventus di posisi ke-23 klasemen sementara fase liga Liga Champions dengan koleksi dua poin dari dua pertandingan, yang berarti masih berada di jalur play-off.
Selanjutnya, Juventus akan kembali berlaga di Serie A dengan menjamu AC Milan di Stadion Juventus, Turin, pada Senin (6/10/2025) dini hari pukul 01.45 WIB.
(Antara)
Baca Juga: Lamine Yamal Viral! Dribel Sensasional Lewati 3 Pemain PSG, Hansi Flick: Luar Biasa
Berita Terkait
-
Lamine Yamal Viral! Dribel Sensasional Lewati 3 Pemain PSG, Hansi Flick: Luar Biasa
-
Persib Bandung Tempel Lion City di Klasemen Grup G ACL 2, Bangkok United Melorot
-
Luis Enrique Ngeri Lihat Kualitas Barcelona Meski PSG Berhasil Comeback 2-1
-
Napoli Raih 3 Poin, Conte Tepis Isu Panas Soal Kevin De Bruyne
-
Erling Haaland Murka, Manchester City Dihukum Penalti Kontroversial di Markas Monaco
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
-
Nasib Marcus Rashford di Barcelona Masih Abu-abu, Transfer Rp587 Juta Masih Tanda Tanya
-
Calon Kuat Pelatih Chelsea Liam Rosenior Sudah Tahu Kualitas Bintang Timnas Indonesia, Kok Bisa?
-
Dipecat Chelsea di Awal Tahun 2026, Begini Statistik Lengkap Enzo Maresca
-
Profil Liam Rosenior Calon Kuat Pelatih Chelsea Pengganti Enzo Maresca
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, The Blues Siapkan Dua Calon Pengganti
-
Breaking News! Pecat Enzo Maresca, Chelsea Hanya Sampaikan 99 Kata
-
Daftar Top Skor BRI Super League 2025/2026: Didominasi Legiun Asing, Ezra Walian Paling Subur
-
Cerita Ole Romeny Merinding Lihat Militansi Suporter Indonesia Hingga Merasakan Getaran Hebat di GBK